Connect With Us

Bos Satpol PP Tangerang Harap Pengeroyok Minta Maaf

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 16 November 2018 | 17:40

Petugas kepolisian mengamankan anak jalanan yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan anggota Satpol PP Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pengamen terduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota Satpol PP Kota Tangerang belum terungkap. Padahal jika telah diamankan, Komandan Satpol PP hanya menginginkan pengamen jalanan itu meminta maaf.

"Belum, belum ditangkap. Kalau ditangkap saya cuma mau dia minta maaf. Tapi proses hukum ada di pihak kepolisian," ungkap Ghufron Falfeli, Kabid Tibumtrans Satpol PP Kota Tangerang, Jumat (16/11/2018).

Menurutnya, pasca pengeroyokan yang mengakibatkan anggotanya yaitu Ivan Firdaun terluka, 16 anak jalanan telah diamankan untuk dimintai keterangan. Namun, belum menemukan titik terang terhadap kasus tersebut.

"Kemarin sudah kita bawa itu 16 pengamen yang kami amankan di beberapa titik lampu merah. Tapi pelakunya belum," ucapnya.

Kendati demikian, lanjut komandan yang memimpin sekitar 400 anggota Satpol PP ini, pihaknya maupun kepolisian telah mengantongi ciri-ciri pelaku.

"Ciri-cirinya sudah dikenal. Mudah-mudahan cepat terungkap," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Ivan Firdaun, petugas Satpol PP Kota Tangerang mengalami luka pendarahan di kepalanya setelah dipukuli sekelompok pengamen yang tidak terima ditertibkan, Minggu (11/11/2018) lalu.

Kejadian berawal ketika korban dan anggota Pleton Satpol PP lainnya tengah berpatroli. Saat melintas di Lampu Merah PLN Disbanten, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, petugas melihat sejumlah pengamen tengah mabuk.

Petugas pun menegur para pengamen tersebut. Namun pengamen itu malah mengeroyok petugas hingga luka-luka.(RMI/HRU)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill