Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan tengah mengimplementasikan strategi untuk mengantisipasi bertambahnya penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD). Salah satunya adalah dengan menggencarkan program Gebrak 4M Plus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi menyebutkan, selain melaporkan fenomena wabah itu ke Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah untuk segera dibuatkan surat edaran mewaspadai DBD, pihaknya juga melibatkan kader-kader (masyarakat) guna melakukan pencegahan.
"Kita juga ada yang namanya program Gebrak 4M Plus dengan melibatkan kader. Jadi Jumantik di rumah tangga sekarang lebih diintensifkan lagi," jelasnya di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kamis (24/1/2019).
Ia menerangkan, nyamuk berjenis Aedes Aegypti yang menular karena membawa virus dari gigitannya hingga mengakibatkan penderitanya mengalami pembocoran pembuluh darah ini tengah menyebar di Kota Tangerang ketika musim pancaroba seperti sekarang ini.
"Yang bahaya cuacanya habis hujan terus panas. Nah kalau begitu terus justru telurnya cepat menjadi nyamuk, jadi semakin banyak," ucapnya.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat perlu melakukan mencegah dengan melakukan kegiatan 4M yaitu menguras, menutup, mengubur dan memantau. Hal itu dilakukan demi embasmi berkembangnya jentik nyamuk. Terlebih untuk mengantisipasi penyakit yang akan mewabah ini. Sebab 21 orang di Kota Tangerang telah menjadi penderita DBD. Sementara 57 orang telah menjadi penderita demam dengue.
"Perlu banget masyarakat lakukan 4M. Sebenernya kita walaupun bukan musim DBD, pemantauan jentik tetap harus dilakukan. Tapi pada saat pancaroba seperti ini intensitas ditingkatka," tuturnya.(RAZ/RGI)
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGMenteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Tangerang saat ini tengah memasuki tahap pelengkapan berkas administrasi dan pemantapan perencanaan.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital sebagai tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews