Connect With Us

Cegah Wabah DBD di Kota Tangerang, Masyarakat Perlu Lakukan Ini

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 Januari 2019 | 15:00

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi memberikan keterangan mengenai penyakit demam berdarah dengue atau DBD di kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan tengah mengimplementasikan strategi untuk mengantisipasi bertambahnya penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD). Salah satunya adalah dengan menggencarkan program Gebrak 4M Plus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi menyebutkan, selain melaporkan fenomena wabah itu ke Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah untuk segera dibuatkan surat edaran mewaspadai DBD, pihaknya juga melibatkan kader-kader (masyarakat) guna melakukan pencegahan.

"Kita juga ada yang namanya program Gebrak 4M Plus dengan melibatkan kader. Jadi Jumantik di rumah tangga sekarang lebih diintensifkan lagi," jelasnya di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kamis (24/1/2019).

Ia menerangkan, nyamuk berjenis Aedes Aegypti yang menular karena membawa virus dari gigitannya hingga mengakibatkan penderitanya mengalami pembocoran pembuluh darah ini tengah menyebar di Kota Tangerang ketika musim pancaroba seperti sekarang ini.

"Yang bahaya cuacanya habis hujan terus panas. Nah kalau begitu terus justru telurnya cepat menjadi nyamuk, jadi semakin banyak," ucapnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat perlu melakukan mencegah dengan melakukan kegiatan 4M yaitu menguras, menutup, mengubur dan memantau. Hal itu dilakukan demi embasmi berkembangnya jentik nyamuk. Terlebih untuk mengantisipasi penyakit yang akan mewabah ini. Sebab 21 orang di Kota Tangerang telah menjadi penderita DBD. Sementara 57 orang telah menjadi penderita demam dengue.

"Perlu banget masyarakat lakukan 4M. Sebenernya kita walaupun bukan musim DBD, pemantauan jentik tetap harus dilakukan. Tapi pada saat pancaroba seperti ini intensitas ditingkatka," tuturnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill