Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Dua pelaku perampas ponsel digelandang Tim Resmob Polsek Tangerang. Satu di antaranya ditembak bagian kakinya karena berupaya melawan petugas, Senin (18/2/2019).
Para pelaku adalah Yono, 24, dan Boby, 28. Keduanya diringkus setelah melancarkan aksi kejahatannya di Jalan Jenderal Sudirman depan TangCity Mall dan Jalan Benteng Betawi beberapa waktu lalu.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, para pelaku ini ketika beraksi selalu berboncengan dengan sepeda motor Mio bernopol B-3558-JCA.
"Kemudian melihat korban naik sepeda motor juga sambil memegang handphone, saat itu kedua pelaku langsung memepet dan menarik paksa barang milik korban," ujarnya, Rabu (20/2/2019).
Pasangan jambret tersebut mengintai korban perempuan yang tengah main ponsel dalam perjalanan. Kemudian ponselnya dirampas dan korban ditendang hingga terjatuh. Kata Abdul, korbannya adalah perempuan yakni Ernasari dan Nadya.
"Pelaku juga menendang hingga akhirnya korban terjatuh dari sepeda motor," jelasnya.
Abdul melanjutkan, aksi tersebut membuat polisi geram. Kedua pelaku diburu petugas, hingga berhasil diamankan di tempat berbeda.
"Yono yang ditangkap lebih dulu mengaku telah melakukan aksi kejahatannya bersama Boby," ucapnya.
Abdul bertutur, Yono berhasil diringkus di kawasan Pasar Anyar Kota Tangerang dan kedua kakinya pun luka karena dibedil lantaran berupaya melawan petugas. Sementara Boby diamankan di kawasan Perumahan Total, Periuk, Kota Tangerang.
"Pelaku Joko sempat melawan menggunakan sebilah pisau. Alhasil anggota berikan tindakan tegas terukur," katanya.(RAZ/RGI)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGWakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews