Connect With Us

Berkas Kasus Korupsi Tanggul Cisadane Dikembalikan

| Selasa, 18 Mei 2010 | 19:11

Tanggul Imam Bonjol yang jebol setelah baru saja dibangun. (tangerangnews/dira / tangerangnews/dira)


TANGERANGNEWS-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang mengembalikan berkas kasus ambrolnya tanggul penahan longsor sungai Cisadane senilai Rp 5 Milliar dari dana APBD Kota Tangerang 2008, Kepada Polres Metro Kota Tangerang untuk melengkapi indikasi unsur korupsi yang menyeret tiga tersangka.
 
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tangerang Bambang Setyadi mengatakan, pihaknya telah menerima berkas kasus korupsi tersebut dari penyidik Polres Metropolitan Tangerang pada awal Januari 2010 untuk dilanjutkan ke Pengadilan. Namun, karena unsur-unsur teknis perkara kasus korupsi tanggul belum terpenuhi, Kejari meminta penyidik melengkapi berkas indikasi kasus korupsi itu. “Berkas perkara kasus tersebut belum lengkap atau P18, oleh karena itu kita kembalikan kepada penyidik,” katanya.
Menurutnya, bekas tersebut harus dilengkapi untuk menguatkan unsure perkara dan alat bukti. Pasalnya, jika berkas kasus itu belum lengkap namun dipaksakan untuk disidangkan, kemungkinan besar didalam persidangan bisa terjadi kegagalan. “Para tersangka bisa saja bebas dari dakwaan perkara kasus tersebut,” terang Bambang.
Ia menambahkan, jika berkas perkara telah dilengkapi, pihaknya akan segera melayangkan kasus korupsi itu kepada PN Tangerang untuk secepatnya disidangkan. Sesuai KUHAP, penyidik diberikan waktu 14 hari melengkapi berkas perkara dan dilimpahkan kembali kepada Kejari. “Namun hingga kini berkas kelengkapan tersebut belum diterima Kejari,” terang Bambang.
Sementara itu, Kapolres Metropolitan Tangerang Kombes Maruli CC Simanjuntak membenarkan kalau berkas perkara kasus tersebut sudah dikembalikan Kejari kepada penyidik. “Penyidik diminta melengkapi dengan sejumlah petunjuk dari Kejari. Nanti berkas perkara tiga tersangka segera diberikan penyidik kepada Kejari jika telah lengkap," tandasnya.
Sedangkan Kepala Humas PN Tangerang Ibnu Basuki mengatakan, hingga kini PN Tangerang belum menerima berkas perkara korupsi tersebut dari Kejari. Kalupun telah diterima PN Tangerang siap menyidangkan perkara itu. "Sampai saat ini kami belum menerima berkas kasus tersebut," ujar Ibnu.
Seperti diketahui kasus ini bermula dari bangunan tanggul atau turap penahan sungai Cisadane di Jalan Imam Bonjol, Kaveling Pemda, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, longsor pada awal Maret 2009 lalu.Meski tak menelan korban jiwa, proyek yang dikerjakan salah satu kontraktor CV Inveron Kaji Tama (IKJ) menelan biaya Rp 5 Millar dari APBD 2008 Kota Tangerang diduga tidak sesuai bestek.
Hasil penyidikan aparat kepolisian, kontruksi bangunan tanggul itu tidak seperti peruntukannya sebagaimana dana yang digelontorkan. Polisi kemudian menetapkan tiga tersangka Direktur CV IKJ, Ade Jumhara dan Dedy Sukanda serta Rizky G, yang merupakan pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang.
Selain itu, petugas juga meminta keterangan dari Kepala Dinas PU Kota Tangerang yang saat itu dijabat oleh Engkan Lengkana, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Bambang Setiabudi dan H Dasuki dari PT Sama-sama selaku Pimpro kontraktor.(rangga)

HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

OPINI
Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill