Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang
Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melaunching Kampung Urang Baraya di RW 1, Kecamatan Karawaci dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019.
"Alhamdulillah nih, kebahagiaan buat kita karena di kampung Urang Baraya RW 01 ini sudah memulai menjadi kampung kreatif," kata Arief, Minggu (17/3/2019).

Kegiatan HPSN yang diinisiasi warga setempat ini mengusung tema CLBK atau Cinta Lingkungan Bersih untuk Kesehatan.
Arief pun membuka langsung acara yang menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya mengenal dan mengelola sampah ini.
Ia mengaku terkejut dengan kampung Urang Baraya. Sebab, selain menambah catatan kampung tematik di Kota Tangerang, kampung ini memiliki fasilitas terlengkap.
"Jarang - jarang kampung banyak sekali fasilitasnya seperti ini, kampung Urang Baraya ini udah ada pasar, terminal, hotel, sudah bisa nih jadi kota mandiri," ucap Arief.
Acara tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan antara lain Sedekah Sampah, Cek Kesehatan, Recycle Art, Mewarnai (Anak - anak), Aksi Gerakan Pungut Sampah (GPS) dan Senam Massal.

Arief bertutur bahwa sebagai makhluk hidup yang sudah diberikan anugerah terindah ini harus bisa menjaga dan merawat lingkungan.
"Jangan ibu - ibunya saja yang cakep - cakep, kampungnya juga dipercantik supaya kita juga betah," imbuh dia.
Arief pun berharap kedepan Kampung Urang Baraya bisa terus berkembang karena sebagai implementasi dari program Kampung Kita yang dapat mensejahterakan masyarakat.
"Saya harap ini bisa terus berkembang karena sudah banyak program penghijauannya nih, tadi ada kreatifitas recycle sampah, pelestarian penghijauan dan sebagainya," tukasnya.(RAZ/HRU)
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TODAY TAGTes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews