Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melaunching Kampung Urang Baraya di RW 1, Kecamatan Karawaci dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019.
"Alhamdulillah nih, kebahagiaan buat kita karena di kampung Urang Baraya RW 01 ini sudah memulai menjadi kampung kreatif," kata Arief, Minggu (17/3/2019).

Kegiatan HPSN yang diinisiasi warga setempat ini mengusung tema CLBK atau Cinta Lingkungan Bersih untuk Kesehatan.
Arief pun membuka langsung acara yang menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya mengenal dan mengelola sampah ini.
Ia mengaku terkejut dengan kampung Urang Baraya. Sebab, selain menambah catatan kampung tematik di Kota Tangerang, kampung ini memiliki fasilitas terlengkap.
"Jarang - jarang kampung banyak sekali fasilitasnya seperti ini, kampung Urang Baraya ini udah ada pasar, terminal, hotel, sudah bisa nih jadi kota mandiri," ucap Arief.
Acara tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan antara lain Sedekah Sampah, Cek Kesehatan, Recycle Art, Mewarnai (Anak - anak), Aksi Gerakan Pungut Sampah (GPS) dan Senam Massal.

Arief bertutur bahwa sebagai makhluk hidup yang sudah diberikan anugerah terindah ini harus bisa menjaga dan merawat lingkungan.
"Jangan ibu - ibunya saja yang cakep - cakep, kampungnya juga dipercantik supaya kita juga betah," imbuh dia.
Arief pun berharap kedepan Kampung Urang Baraya bisa terus berkembang karena sebagai implementasi dari program Kampung Kita yang dapat mensejahterakan masyarakat.
"Saya harap ini bisa terus berkembang karena sudah banyak program penghijauannya nih, tadi ada kreatifitas recycle sampah, pelestarian penghijauan dan sebagainya," tukasnya.(RAZ/HRU)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews