Connect With Us

Posisi Aman, Marinus Gea Tidak Mau Jumawa

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 10 April 2019 | 13:06

Marinus Gea. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah lembaga survei yang secara khusus memotret perebutan kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Banten III (Kota/Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel), menempatkan nama caleg DPR RI nomor urut 4 dari PDI Perjuangan, Marinus Gea dalam posisi aman. 

Namun hasil survei tersebut tak lantas membuat calon wakil rakyat petahana ini terlena. Sebaliknya, anggota Komisi IX DPR tersebut terus bekerja merebut hati pemilih.

Diketahui, alokasi kursi DPR RI dari daerah pemilihan Banten III berjumlah 10. Tiga lembaga survei yang mempublikasi hasilnya adalah Lembaga Strategi Nasional (LSN), Indikator Politik Indonesia dan Y-Publica. 

Hasil ketiga lembaga survei tersebut menunjukkan popularitas dan elektabilitas pria yang juga Ketua DPD Taruna Merah Putih Banten ini salah satu yang konsisten aman melenggang lagi ke Senayan.

Menanggapi hal ini, Marinus Gea menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat. Namun begitu, ia mengaku tidak mau jumawa dan tetap akan terus bergerak ke masyarakat. 

"Pertama kita tentu ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat. Ini artinya mereka tetap percaya kepada saya sebagai caleg, terlebih-lebih percaya kepada PDI Perjuangan sebagai partainya wong cilik," ujarnya, Selasa (9/4/2019).

Menurut Marinus, dirinya terus berusaha bekerja memperjuangkan aspirasi rakyat. Kerja-kerja selama ini ucapnya bukan sekadar bekerja dalam rangka kepentingan pemilu saja, melainkan lantaran sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya, baik sebagai petugas partai maupun wakil rakyat yang harus terus turun ke rakyat.

"Dengan kata lain, kerja kerja kerja, sosialisasi program pemerintah lalu membuat inovasi, lalu bagaimana memberdayakan masyarakat dalam membangun ekonomi terus kita lakukan,” ucapnya. 

Kemudian pihaknya juga mendorong agar bagaimana caranya membangun ekonomi kreatifitas di era digital, termasuk soal mengedukasi pola hidup masyarakat dari yang kurang baik atau kurang sehat menjadi baik atau sehat.

Dengan kerja keras merebut hati pemilih tersebut, diharapkan target PDI Perjuangan untuk mengantar wakilnya dari Banten III sebanyak tiga orang akan tercapai. 

"Di Banten III kita terus bekerja dan kita juga menyemangati kawan-kawan lainnya. Sehingga kita mendapatkan banyak dukungan atas perjuangan yang sudah dilakukan. Terlebih dengan kehadiran Bapak Presiden Jokowi sebagai kader partai, juga mendongkrak suara partai sehingga berefek buat caleg DPR RI baik," ucapnya.

Selain itu, katanya masyarakat juga harus memahami adanya aturan soal parlementary threshold. Artinya jika suara partai secara nasional tidak memenuhi ambang batas, maka calegnya tidak akan lolos meski di daerah pemilihannya mendapat suara signifikan. 

"Makanya masyarakat harus diedukasi, bukan dengan cara mengeliminir partai lain tetapi agar masyarakat paham bagaimana mengetahui sistematika perhitungan dan bagaimana sistematika penetapan kemenangan partai-partai. Kalau partainya tidak menang atau tidak lolos parlementary threshold, maka sehebat apapun calegnya tetap saja tidak akan lolos, itu artinya kan suaranya jadi sia-sia," ujarnya. 

Sehingga masyarakat pun harus memperhatikan kekuatan partai yang akan dipilih nantinya agar hak pilih yang sudah disalurkan tidak terbuang percuma.(RAZ/HRU)

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill