Connect With Us

10 TPS di Kota Tangerang Berpotensi Coblos Ulang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 20 April 2019 | 18:51

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim saat memantau rekapitulasi perhitungan suara di GOR Pinang, Sabtu (20/4/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Bawaslu tengah mengkaji 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tangerang yang berpotensi dilakukan pencoblosan ulang dalam Pemilu 2019.

"Ya tidak kurang dari 10 TPS yang akan kita dorong untuk PSU (Pemungutan Suara Ulang)," ujar Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim kepada wartawan saat memantau rekapitulasi perhitungan suara di GOR Pinang, Sabtu (20/4/2019).

Baca Juga :

Agus mengatakan, berdasarkan hasil penanganan pelanggaran bahwa pihaknya tengah memetakan TPS-TPS yang berpotensi melakukan PSU. Jika pemetaan sudah final, hasilnya akan direkomendasikan kepada KPU.

"Kita coba akan memetakan dan hari ini Insyaallah kita akan finalkan rekomendasi untuk kita sampaikan ke KPU," jelas Agus.

Agus menambahkan, pihaknya telah mengantongi serangkaian dugaan pelanggaran dalam pemungutan suara 17 April kemarin. Dugaan pelanggaran itu salah satunya adalah adanya pemilih dari luar kota yang bukan semestinya namun turut memilih di TPS.

"Terus ada surat suara yang memang kurang. Dan ada beberapa persoalan juga yang salah kirim," kata Agus.(RMI/HRU)

PROPERTI
Cuma 300 Jutaan! Hunian Modern Gaya Beverly Hills Hadir di Park Serpong

Cuma 300 Jutaan! Hunian Modern Gaya Beverly Hills Hadir di Park Serpong

Kamis, 8 Januari 2026 | 15:19

Siapa bilang hunian mewah dengan sentuhan ala Beverly Hills harus mahal? LippoLand baru saja membuat gebrakan dengan meluncurkan Wonder Collection, koleksi hunian terbaru di kawasan primadona Park Serpong Tangerang

BANTEN
Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:15

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill