Connect With Us

Terdampak Banjir di Kota Tangerang Capai Ratusan, Ini Wilayahnya

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 26 April 2019 | 13:11

Kondisi Banjir di wilayah RW 1 Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga di sejumlah wilayah di Kota Tangerang jadi terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter lebih, akibat meluapnya Kali Cisadane pasca menerima kiriman air dari Batu Belah, Bogor, Jumat (26/4/2019).

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, berdasarkan data bahwa warga terdampak banjir ini berjumlah 605 kartu keluarga (KK).

Banjir

Mereka yang tinggal di wilayah RW 1 Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas itu terendam air dengan ketinggian diperkirakan satu meter. 

"Adapun rincian dari ratusan warga terdampak tersebut antara lain di RT 01 ada 150 KK, RT 02 110 KK, RT 03 150 KK, RT 04 175 KK dan RT 07 20 KK," jelas Arief.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau Pintu Air 10 Cisadane.

Menurutnya, 405 warga yang tinggal di 83 rumah di wilayah Kelurahan Panungangan Utara, Kecamatan Pinang pun mengalami hal serupa.

"Jadi di RT01/01 ada 40 rumah yang dihuni 134 warga serta di RT02/01 juga ada 43 rumah dan 271 warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 170 cm," terangnya.

Arief melanjutkan, warga yang tinggal di Kelurahan Karawaci, Kecamatan Karawaci dan di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Neglasari juga dilanda banjir. Namun, belum diketahui jumlah rincian warga dan rumah yang terendam di wilayah tersebut.

"Jadi kita dapat info jam 12 malam Batu Beulah ketinggian 175 cm air masuk ke Kota Tangerang," ucapnya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau Pintu Air 10 Cisadane.

Arief menambahkan, Sungai Cisadane tak mampu menampung debit air yang dikirim dari Batu Beulah akibat hujan derah yang terjadi di Bogor. Kendati begitu, kata dia, hingga kini banjir mulai surut.

"Sudah berkoordinasi untuk membuka enam pintu air. Saat ini sampai dengan kondisi jam 11 sudah turun 60 cm," katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan para petugas BPBD membantu warga terdampak ini menyeberangi air dengan menggunakan perahu karet.

"Kita juga sudah mendirikan posko dapur umum dan kita juga sudah bergerak. Semoga sore ini bisa surut," imbuhnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill