Connect With Us

Cegah Copet, Terminal Poris Plawad Dipantau CCTV

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 1 Juni 2019 | 17:50

Tampak pemudik mulai memadati di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang mulai dipadati pemudik dalam puncak arus mudik lebaran, Sabtu (1/6/2019). Polisi bersiaga di lokasi terminal tipe B ini untuk mengantisipasi tindak kejahatan, salah satunya aksi pencopetan.

Kepala Pengendalian (Padal) Pos Pengamanan Terminal Poris Plawad, Ipda Rovi mengimbau kepada para pemudik untuk membeli tiket langsung ke agen bus, demi menghindari oknum calo.

Kepala Pengendalian (Padal) Pos Pengamanan Terminal Poris Plawad, Ipda Rovi bersama rekan polisi lainnya menjaga keamanan Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.

"Sampai saat ini kita sudah kontrol dan dipastikan tidak ada calo," ujarnya kepada TangerangNews di Posko Pengamanan Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Sabtu (1/6/2019).

Rovi juga mengapresiasi para agen bus di Terminal Poris yang tidak menyediakan tiket keberangkatan dari jauh-jauh hari sehingga dapat mengantisipasi terjadinya praktik percaloan tiket bus.

Tampak pemudik mulai memadati di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.

"Agen bus tidak sediakan tiket untuk 3-4 hari ke depan. Jadi berangkat jam 4 sore, beli tiketnya pagi. Sehingga salah satu cara menghilangkan calo," ucapnya.

Rovi menegaskan bahwa Terminal Poris Plawad sejauh ini terbebas dari copet. Meskipun begitu, ia tetap mengantisipasinya dengan patroli rutin pada jam-jam rawan aksi pencopetan.

Ia mengatakan Terminal Poris Plawad sudah dilengkapi kamera pengintai atau CCTV di beberapa titik seperti di kawasan perparkiran bus maupun loket agen bus.

"Selain memberikan imbauan kepada pemudik, untuk menanggulangi aksi copet kita lakukan patroli jalan kaki," jelasnya.

Selain itu, ia juga meminta para pemudik untuk tetap memperhatikan barang-barang bawaannya untuk menghindari tindakan copet.

"Kita sampaikan juga untuk barang-barang diperhatikan, simpan tas di depan, kalau bawa anak harus diperhatikan," tukasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Ngaku Liburan, 6 WN Tiongkok Malah Buka Studio Foto Ilegal di Kosambi Tangerang

Ngaku Liburan, 6 WN Tiongkok Malah Buka Studio Foto Ilegal di Kosambi Tangerang

Kamis, 17 September 2026 | 17:45

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang menindak serta mendeportasi enam Warga Negara Asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill