Selesai Dibangun 2027, SPAM Kali Angke 2 Tangsel Bakal Salurkan Air Bersih ke 28.209 Rumah
Jumat, 17 April 2026 | 09:00
Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Kali Angke 2 mulai dibangun di Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang mulai dipadati pemudik dalam puncak arus mudik lebaran, Sabtu (1/6/2019). Polisi bersiaga di lokasi terminal tipe B ini untuk mengantisipasi tindak kejahatan, salah satunya aksi pencopetan.
Kepala Pengendalian (Padal) Pos Pengamanan Terminal Poris Plawad, Ipda Rovi mengimbau kepada para pemudik untuk membeli tiket langsung ke agen bus, demi menghindari oknum calo.

"Sampai saat ini kita sudah kontrol dan dipastikan tidak ada calo," ujarnya kepada TangerangNews di Posko Pengamanan Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Sabtu (1/6/2019).
Rovi juga mengapresiasi para agen bus di Terminal Poris yang tidak menyediakan tiket keberangkatan dari jauh-jauh hari sehingga dapat mengantisipasi terjadinya praktik percaloan tiket bus.

"Agen bus tidak sediakan tiket untuk 3-4 hari ke depan. Jadi berangkat jam 4 sore, beli tiketnya pagi. Sehingga salah satu cara menghilangkan calo," ucapnya.
Rovi menegaskan bahwa Terminal Poris Plawad sejauh ini terbebas dari copet. Meskipun begitu, ia tetap mengantisipasinya dengan patroli rutin pada jam-jam rawan aksi pencopetan.
Ia mengatakan Terminal Poris Plawad sudah dilengkapi kamera pengintai atau CCTV di beberapa titik seperti di kawasan perparkiran bus maupun loket agen bus.
"Selain memberikan imbauan kepada pemudik, untuk menanggulangi aksi copet kita lakukan patroli jalan kaki," jelasnya.
Selain itu, ia juga meminta para pemudik untuk tetap memperhatikan barang-barang bawaannya untuk menghindari tindakan copet.
"Kita sampaikan juga untuk barang-barang diperhatikan, simpan tas di depan, kalau bawa anak harus diperhatikan," tukasnya.(RMI/HRU)
Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Kali Angke 2 mulai dibangun di Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Dua pemuda diamankan polisi karena kedapatan membawa ratusan butir obat keras daftar G jenis tramadol dan eksimer yang diduga akan diedarkan di wilayah Kota Tangerang, Kamis malam 16 April 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews