Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang mulai dipadati pemudik dalam puncak arus mudik lebaran, Sabtu (1/6/2019). Polisi bersiaga di lokasi terminal tipe B ini untuk mengantisipasi tindak kejahatan, salah satunya aksi pencopetan.
Kepala Pengendalian (Padal) Pos Pengamanan Terminal Poris Plawad, Ipda Rovi mengimbau kepada para pemudik untuk membeli tiket langsung ke agen bus, demi menghindari oknum calo.

"Sampai saat ini kita sudah kontrol dan dipastikan tidak ada calo," ujarnya kepada TangerangNews di Posko Pengamanan Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Sabtu (1/6/2019).
Rovi juga mengapresiasi para agen bus di Terminal Poris yang tidak menyediakan tiket keberangkatan dari jauh-jauh hari sehingga dapat mengantisipasi terjadinya praktik percaloan tiket bus.

"Agen bus tidak sediakan tiket untuk 3-4 hari ke depan. Jadi berangkat jam 4 sore, beli tiketnya pagi. Sehingga salah satu cara menghilangkan calo," ucapnya.
Rovi menegaskan bahwa Terminal Poris Plawad sejauh ini terbebas dari copet. Meskipun begitu, ia tetap mengantisipasinya dengan patroli rutin pada jam-jam rawan aksi pencopetan.
Ia mengatakan Terminal Poris Plawad sudah dilengkapi kamera pengintai atau CCTV di beberapa titik seperti di kawasan perparkiran bus maupun loket agen bus.
"Selain memberikan imbauan kepada pemudik, untuk menanggulangi aksi copet kita lakukan patroli jalan kaki," jelasnya.
Selain itu, ia juga meminta para pemudik untuk tetap memperhatikan barang-barang bawaannya untuk menghindari tindakan copet.
"Kita sampaikan juga untuk barang-barang diperhatikan, simpan tas di depan, kalau bawa anak harus diperhatikan," tukasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGBerbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Sebanyak 30 pengendara motor listrik memulai perjalanan lintas pulau sejauh sekitar 1.200 kilometer dari Cilegon, Banten menuju Singaraja, Bali, Minggu, 14 Juni 2026.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews