Connect With Us

Dua Korban Terseret Arus Kali Bayur Ditemukan Meninggal

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 7 Juli 2019 | 11:52

Petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, Polri dan PMI saat mengevakuasi jenazah korban yang terseret arus Kali Bayur di Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (7/7/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Dua korban yang terseret arus Kali Bayur di Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Jumat (5/7/2019), akhirnya ditemukan. Namun kedua muda mudi itu sudah dalam keadaan meninggal.

Petugas gabungan Basarnas, BPBD, Polri dan PMI sudah mengevakuasi Sura, 25, dan Gamal, 18. Lalu membawa jenazahnya ke RSUD Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA:

Humas PMI Kota Tangerang Viky Nugraha mengatakan Sura, 25, ditemukan lebih dulu setelah seharian hanyut terseret Kali Bayur, pada Sabtu (6/7/2019), pukul 21.16 WIB.

"Jenazah surya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal hanyutnya korban," ujarnya kepada TangerangNews, Minggu (7/7/2019).

Sedangkan Gamal ditemukan di depan Pom Bensin Cadas atau sejauh 7 kilometer dari lokasi kejadian. Perempuan ini dievakuasi pukul 08.17 WIB, Minggu (7/7/2019). 

"Gamal juga ditemukan dalam kondisi sudah meninggal," ucapnya.

Sebelumnya, insiden tersebut bermula ketika Gamar sedang mencuci kaki di bantaran kali tersebut, tiba-tiba dirinya terpeleset dan terseret aliran kali.

Temannya, Sura dan Yulinda, 17, kemudian bergegas mencoba menolong korban, tetapi nasib naas dialami mereka.

Keduanya tidak berhasil menolong korban dan malah ikut terseret. Namun, Yulinda berhasil diselamatkan warga setempat. Sedangkan Sura dan Gamar tetap hanyut.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Diskominfo Tangsel Soroti Kerentanan Mental Remaja Meningkat Akibat Ketergantungan Gawai

Diskominfo Tangsel Soroti Kerentanan Mental Remaja Meningkat Akibat Ketergantungan Gawai

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:09

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti fenomena perubahan pola interaksi sosial akibat ketergantungan gawai yang memicu kerentanan psikologis di kalangan remaja.

SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill