Connect With Us

Ini Sebab Bus Calon Jemaah Haji Kecelakaan Beruntun di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 1 Agustus 2019 | 22:26

Terjadi kecelakaan beruntun bus rombongan jemaah calon haji asal Cilegon di tol Tangerang-Jakarta, Kamis (1/8/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Polisi mengungkap penyebab kecelakaan beruntun bus rombongan jemaah calon haji di tol Tangerang-Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori mengatakan tabrakan beruntun yang terjadi pukul 15.30 WIB itu melibatkan enam unit kendaraan jenis bus dan mini bus.

"Penyebabnya, kendaraan yang paling depan mengurangi kecepatan karena di depannya macet, kemudian ditabrak kendaraan bus yang diduga tidak bisa mengendalikan kecepatannya," ujar Isa kepada TangerangNews.

Isa menjelaskan, Inova bernopol A-1019-ZQ yang berada di barisan paling utama dalam iring-iringan kendaraan mengurangi kecepatannya di lajur cepat.

Lalu, Kijang Inova bernopol B-2969-TUQ yang melaju di belakangnya juga mengurangi kecepatan, diikuti dinas patwal.

Baca Juga :

Namun, mobil dinas itu ditabrak bus rombongan jemaah calon haji bernopol A-2801-A dari belakang karena tidak dapat mengendalikan kecepatannya.

Tabrakan itu pula disusul Suzuki APV bernopol A-1884-R yang membuntuti bus dari belakang.

Isa mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat peristiwa kecelakaan beruntun tersebut.

Kendati demikian, body depan-belakang tiga unit kendaraan yang terlibat kecelakaan rusak.

"Korban nihil hanya kerugian materi saja," ucapnya.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Dedi Mahfudin menuturkan, bus rombongan calon jemaah yang kecelakaan itu berasal dari Cilegon.

Ia menyebut rombongan yang hendak menuju Asrama Haji Pondok Gede ini tetap melanjutkan perjalannya.

"Yang jelas perjalanan dilanjutkan karena kondisi jemaahnya tidak apa-apa. Info terbaru sekarang mereka sudah tiba di Asrama," katanya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill