Connect With Us

Polisi Datangi Rumah Paskibraka Tangsel yang Meninggal Lebam-lebam

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 3 Agustus 2019 | 15:23

Suasana di kediaman almarhum Aurellia Qurratuaini, 16. Siswa kelas XI SMA Al-Azhar BSD di Perumahan Taman Royal II, Cipondoh, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Penyidik dari Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Tangsel) mendatangi rumah Aurellia Qurratuaini di Perumahan Taman Royal II, Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (3/8/2019).

Dari pantauan TangerangNews, selain penyidik, sejumlah anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) pun hadir di lokasi.

Mereka memintai keterangan dari orang tua calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Tangsel itu.

"Kedatangan Polres Tangsel, Denpom, TNI, beliau hanya melakukan klarifikasi atas beredarnya berita yang viral di media," ujar Farid Abdulrahman, ayah Aurellia kepada TangerangNews.

Farid mengungkapkan, anak pertamanya ini meninggal pada Kamis (1/8/2019) pagi.

Baca Juga :

Menurutnya, anaknya yang merupakan siswa kelas XI SMA Al-Azhar BSD ini tiba-tiba jatuh ketika hendak ke kamar kecil di rumahnya itu.

Kemudian, dara manis itu tak sadarkan diri hingga akhirnya dibawa ke RS Elang Medika Corpora (EMC). Usai menjalani pemeriksaan, dpkter menyatakan Aurellia meninggal dunia.

Jenazah Aurellia pun telah dimakamkan di TPU Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang, siang harinya.

Farid menyebut terdapat luka lebam di kedua kepalan tangan anaknya ini yang diduga akibat kelelahan saat mengikuti pelatihan sebagai calon Paskibraka Tangsel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedatangan penyidik itu untuk menyelidiki kematian Aurellia.

Hal ini diungkapan Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan yang menyebut tetap melakukan penyidikan meskipun belum ada laporan ihwal kematian Aurellia.(RMI/HRU)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill