Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com—Penyidik dari Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Tangsel) mendatangi rumah Aurellia Qurratuaini di Perumahan Taman Royal II, Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (3/8/2019).
Dari pantauan TangerangNews, selain penyidik, sejumlah anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) pun hadir di lokasi.
Mereka memintai keterangan dari orang tua calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Tangsel itu.
"Kedatangan Polres Tangsel, Denpom, TNI, beliau hanya melakukan klarifikasi atas beredarnya berita yang viral di media," ujar Farid Abdulrahman, ayah Aurellia kepada TangerangNews.
Farid mengungkapkan, anak pertamanya ini meninggal pada Kamis (1/8/2019) pagi.
Baca Juga :
Menurutnya, anaknya yang merupakan siswa kelas XI SMA Al-Azhar BSD ini tiba-tiba jatuh ketika hendak ke kamar kecil di rumahnya itu.
Kemudian, dara manis itu tak sadarkan diri hingga akhirnya dibawa ke RS Elang Medika Corpora (EMC). Usai menjalani pemeriksaan, dpkter menyatakan Aurellia meninggal dunia.
Jenazah Aurellia pun telah dimakamkan di TPU Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang, siang harinya.
Farid menyebut terdapat luka lebam di kedua kepalan tangan anaknya ini yang diduga akibat kelelahan saat mengikuti pelatihan sebagai calon Paskibraka Tangsel.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedatangan penyidik itu untuk menyelidiki kematian Aurellia.
Hal ini diungkapan Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan yang menyebut tetap melakukan penyidikan meskipun belum ada laporan ihwal kematian Aurellia.(RMI/HRU)
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGYamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews