Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Kegiatan Spice Route Connection Indonesia 2019 (SRCI) menuju pengakuan UNESCO World Heritage for Indonesian Route 2021 akan diselenggarakan di Kota Tangerang pada Oktober mendatang.
Pada acara tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ingin memperkenalkan kekayaan rempah nusantara.

"Ini suatu kehormatan bagi kami, semaksimal mungkin akan disupport. Kami optimis kegiatan ini akan berlangsung dengan lancar," ungkap Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (21/8/2019).
Dia berterima kasih atas terpilihnya Kota Tangerang menjadi salah satu tuan rumah kegiatan SRCI yang bertujuan untuk memperkenalkan rempah-rempah Indonesia.
Wali Kota ingin agar SRCI disemarakkan sehingga masyarakat Indonesia, khususnya Kota Tangerang paham bahwa salah satu nilai budaya yang kaya dan diakui dunia adalah rempah-rempah.
"Mungkin nanti saya juga arahkan setiap sekolah bisa mengadakan lomba masak dengan resep rempah-rempah Indonesia," ujarnya.
Selain itu, Arief juga menjelaskan mengenai produk olahan khas Kota Tangerang seperti kecap tertua yang ada di Indonesia yaitu Kecap Benteng, Kecap SH dan Kecap Bango.
"Selain kecap, ada pula Laksa yang berbahan dasar tepung beras. Urusan kuliner Kota Tangerang nomor satulah pokoknya," paparnya.
Sebagai informasi, kegiatan Spice Route Connection akan diselenggarakan di beberapa daerah yaitu Belitung, Ternate, Tidore, Padang, Kota Tangerang, Bulukumba dan Wakatobi (Bau-Bau). Kota Tangerang terpilih karena memiliki sejarah sebagai jalur perdagangan rempah-rempah di masa lampau.(ADV)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGBagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews