Connect With Us

Harga Plastik Naik, Pemkot Tangerang Minta Warga Tinggalkan Beralih ke Tas Ramah Lingkungan

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 7 April 2026 | 14:23

Desain tas belanja karya mahasiswi digunakan di gerai Lawson dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengajak masyarakat mulai beralih menggunakan tas belanja ramah lingkungan di tengah kenaikan harga plastik yang terjadi belakangan ini. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, penggunaan tas belanja ramah lingkungan bisa menjadi langkah sederhana namun berdampak nyata. 

Menurutnya, kebiasaan membawa tas belanja sendiri dapat membantu masyarakat lebih hemat sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan.

“Tidak hanya lebih hemat atau efisien karena harganya terus merangkak naik, penggunaan kantong plastik sekali pakai dapat menjadi limbah yang merusak lingkungan,” ujar Wawan, Senin 6 April 2026.

Ajakan ini juga sejalan dengan kebijakan yang sudah diterapkan Pemkot Tangerang melalui Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 111 Tahun 2022 tentang pembatasan penggunaan tas belanja plastik. 

Aturan tersebut berlaku di pusat perbelanjaan, toko swalayan, restoran, hingga pasar.

Di tengah kondisi harga plastik yang terus naik, tas belanja ramah lingkungan dinilai menjadi alternatif yang lebih masuk akal untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari. 

Selain bisa dipakai berulang kali, tas jenis ini juga dianggap lebih kuat dan fleksibel dibandingkan kantong plastik sekali pakai.

Salah satu keunggulan utamanya adalah dari sisi efisiensi. Tas belanja ramah lingkungan dapat digunakan berkali-kali dalam jangka panjang, bahkan hingga ratusan kali, sehingga lebih hemat dibandingkan harus terus membeli atau menggunakan kantong plastik sekali pakai.

Selain itu, daya tahannya juga lebih baik. Umumnya, tas belanja ramah lingkungan dibuat dari bahan seperti kanvas atau material sejenis yang lebih kuat menahan beban. 

Hal ini membuatnya lebih aman digunakan untuk membawa belanjaan dalam jumlah banyak tanpa mudah robek.

Tas belanja ramah lingkungan juga dinilai lebih multifungsi. Penggunaannya tidak terbatas hanya untuk berbelanja di pasar atau swalayan, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk membawa berbagai kebutuhan lain, termasuk perlengkapan kerja seperti alat tulis kantor.

Di sisi lain, tas jenis ini juga semakin diminati karena memiliki desain yang beragam. Mulai dari warna, motif, hingga model, tas belanja ramah lingkungan hadir dengan tampilan yang lebih modern sehingga bisa digunakan oleh berbagai kalangan usia.

Dengan kondisi harga plastik yang terus meningkat, Pemkot Tangerang melihat momen ini sebagai kesempatan untuk kembali mendorong perubahan kebiasaan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan kantong belanja.

Selain membantu pengeluaran menjadi lebih efisien, langkah tersebut juga dinilai dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi mencemari lingkungan.

BANTEN
BMKG Prediksi Tangerang Raya Diguyur Hujan 7-12 April 2026, Akhir Pekan Disertai Petit

BMKG Prediksi Tangerang Raya Diguyur Hujan 7-12 April 2026, Akhir Pekan Disertai Petit

Selasa, 7 April 2026 | 14:08

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan yang dapat disertai petir dalam sepekan ke depan di wilayah Tangerang Raya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

NASIONAL
Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan Fasilitator Sertifikasi MagangHub

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan Fasilitator Sertifikasi MagangHub

Selasa, 7 April 2026 | 15:32

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan reward dan prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta Magang Nasional (MagangHub).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill