Connect With Us

Kampung Tematik di Kota Tangerang Disebut Tumbuhkan Budaya Gotong Royong

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 23 Agustus 2019 | 20:41

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memberi sambutan di Kampung Markisa Kota Tangerang, Jumat (23/8/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Rombongan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengunjungi kampung-kampung tematik di Kota Tangerang, Jumat (23/8/2019).

Kunjungan itu dalam rangka melihat langsung kondisi warga, terutama soal bergotong royong. Rombongan mengunjungi empat tampung tematik yang dibangun atas kesadaran warga. 

Kunjungan diawali ke Kampung Anggur, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Kemudian rombongan plesiran di kampung-kampung tematik yang ada di Kecamatan Karawaci, yaitu Kampung Talas, Kampung Pingli, dan Kampung Markisa.

Setelah plesiran, Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan BPIP Aris Heru Utomo menyebut, kampung-kampung tematik di Kota Tangerang berhasil menumbuhkan semangat gotong royong warga.

"Kampung-kampung tematik merupakan semangat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila yaitu nilai gotong royong," ujar Aris di Kampung Markisa.

Aris menuturkan, hampir seluruh warga di kampung-kampung tematik mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Salah satunya nilai gotong royong, karena kampung tematik dibangun atas semangat warga yang peduli terhadap sesama di lingkungannya.

Setelah berhasil dibangun secara gotong royong, warga di kampung-kampung tematik menggeliatkan usaha kecil menengah (UKM) yang kemudian menciptakan keadilan sosial.

"Kampung tematik dibangun memang inisiatif dari Pemkot. Tetapi ketika  pelaksanaan di lapangan, warga yang gotong royong dengan dana sendiri, membersihkan kampung, menata kampung, itu kan penerapan nilai-nilai gotong royong," ucap Aris.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menuturkan, Pemerintah Kota Tangerang memiliki program Kampung Kita untuk mendorong warga membangun kampung tematik.

"Program kami langsung menukik ke lingkungan. Seluruh dinas membantu masyarakat untuk menghidupkan lingkungannya," katanya.

Menurutnya, kampung tematik dibangun untuk memenuhi kebutuhan warga karena manfaatnya sangat dirasakan, yaitu menciptakan persatuan dan kesatuan.

"Ternyata, kampung tematik ini membangkitkan semangat, meningkatkan persatuan dan kesatuan, menciptakan bahwa sebuah pemikiran masyarakat adalah kebutuhan," imbuh Sachrudin.

Camat Karawaci Tihar Sopian menambahkan, 15 kelurahan yang ada di Kecamatan Karawaci masing-masing memiliki kampung tematik.

Menurutnya, kampung-kampung tersebut awalnya terbilang kumuh dan menjijikan. Ketika sudah menjadi kampung tematik, kampung kumuh tersebut menjadi tujuan destinasi wisatawan.

Bahkan, kata Tihar, Kampung Markisa berhasil mengukir prestasi yaitu menjadi kampung ke-7 nasional dalam nominasi Pesona Indonesia dari Kementerian Pariwisata.

"Tentu ini semua hasil dari budaya gotong royong warga," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

HIBURAN
Anak-anak Bisa Menyaksikan Dongeng Interaktif dan Tari Tradisional di Terminal 2E Bandara Soetta

Anak-anak Bisa Menyaksikan Dongeng Interaktif dan Tari Tradisional di Terminal 2E Bandara Soetta

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:18

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan interaktif bagi para penumpang anak-anak beserta keluarga, dalam menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 pada Kamis 23 Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill