Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com—Sekitar 916 mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) mengikuti Kuliah Kerja Kemasyarakatan (K3) di Kota Tangerang. Sebanyak 10 kelompok akan ditempatkan di Kecamatan Benda dan Neglasari.
Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat UNIS Yudi Muhtadi mengatakan mahasiswa peserta K3 di Kota Tangerang akan berpartisipasi dalam penguatan program kampung tematik. Upaya ini sejalan dengan program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
"Terdapat dua program yang dijalankan meliputi fisik dan non fisik," ujarnya di kampus Unis, Selasa (6/8/2019).
Lanjutnya, program yang dijalankan meliputi pelatihan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, sosialisasi hidup bersih dan sehat, serta penguatan terkait masalah sosial seperti narkoba dan lainnya.
Baca Juga :
"Pada prinsipnya pelaksanaan K3 di Kota Tangerang penguatan kampung tematik," katanya.
Sekretaris Bappeda Sugiharto Ahmad Bagja menyambut baik kedatangan mahasiswa Unis ke masyarakat dalam program K3.
Menurutnya kehadiran mahasiswa ini dapat berpartisipasi dalam pembangunan, salah satunya melalui program Kampung tematik.
"Ilmu yang didapat di bangku kuliah dapat diimplementasikan secara langsung kepada masyarakat," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews