KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com—Sekitar 916 mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) mengikuti Kuliah Kerja Kemasyarakatan (K3) di Kota Tangerang. Sebanyak 10 kelompok akan ditempatkan di Kecamatan Benda dan Neglasari.
Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat UNIS Yudi Muhtadi mengatakan mahasiswa peserta K3 di Kota Tangerang akan berpartisipasi dalam penguatan program kampung tematik. Upaya ini sejalan dengan program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
"Terdapat dua program yang dijalankan meliputi fisik dan non fisik," ujarnya di kampus Unis, Selasa (6/8/2019).
Lanjutnya, program yang dijalankan meliputi pelatihan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, sosialisasi hidup bersih dan sehat, serta penguatan terkait masalah sosial seperti narkoba dan lainnya.
Baca Juga :
"Pada prinsipnya pelaksanaan K3 di Kota Tangerang penguatan kampung tematik," katanya.
Sekretaris Bappeda Sugiharto Ahmad Bagja menyambut baik kedatangan mahasiswa Unis ke masyarakat dalam program K3.
Menurutnya kehadiran mahasiswa ini dapat berpartisipasi dalam pembangunan, salah satunya melalui program Kampung tematik.
"Ilmu yang didapat di bangku kuliah dapat diimplementasikan secara langsung kepada masyarakat," pungkasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAkses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews