Connect With Us

Pilu Ibunda Bocah Tenggelam tak Dapat Layanan Ambulans

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 25 Agustus 2019 | 15:35

Mayasaroh ibunda dari almarhum Husein yang tenggelam di Sungai Cisadane. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Keluarga Husein, korban yang tenggelam di Sungai Cisadane masih dirundung pilu. Kepedihan masih dirasakan keluarga atas kepergian almarhum Husein yang jenazahnya ditolak menggunakan ambulans Puskesmas Cikokol.

“Kami sangat merasa kehilangan,” kata Mayasaroh ibunda almarhum Husein kepada TangerangNews di rumah duka, RT 03/05 Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (25/8/2019).

Mayasaroh tak kuasa menahan tangis saat mendengar kabar anak sulungnya ini meninggal. Ia mengaku masih membayang-bayangi sosok anak dari tiga bersaudara ini. Meskipun masih dirundung pilu, ia sudah ikhlas dengan kepergiaan korban.

“Saya sudah ikhlas dengan kepergian anak saya,” ucapnya.

BACA JUGA:

Ia mengatakan, anak berusia 8 tahun ini merupakan siswa SDN Cikokol Kota Tangerang. Ia juga menyebut bahwa Husein merupakan anak periang.

“Anak saya rajin belajarnya,” katanya.

Namun, ketika dimintai keterangan lebih jauh termasuk keberadaan ayah korban, ia enggan mengungkapkan dan hanya tertunduk memandangi potret korban. Mayasaroh berpesan bahwa pelayanan mobil angkutan jenazah harus selalu tersedia di Kota Tangerang.

“Sebenarnya sebagai keluarga tentu kecewa, harusnya ambulans melayani,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Husein ditemukan meninggal pukul 16.15 WIB pada Jumat (23/8/2019), setelah tenggelam di Sungai Cisadane, Cikokol, Kota Tangerang. 

Jasad korban yang tertutup kain kemudian digotong oleh pamannya, Supriyadi ke Puskesmas Cikokol untuk mendapatkan pelayanan ambulans.

Namun, mereka ditolak. Menjelang maghrib, Supriyadi terpaksa menggotong kembali jasad keponakannya ini.

Namun, ketika berada di jembatan penyeberangan orang (JPO) Cikokol, ada searing warga yang menawarkan mobilnya untuk mengantarkan mendiang ke rumah duka. Mendiang juga telah dimakamkan di TPU Cikokol.(RAZ/RGI)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill