Connect With Us

Percepat Proses Bisnis Ekspor Produk Olahan Kakao di Tangerang, Kementan Berikan Ini

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 September 2019 | 17:18

Kegiatan pelepasan ekspor produk pertanian di PT Bumi Tangerang Mesindotama, Kamis (26/9/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjung Priok melepas 197,5 ton ekspor produk olahan kakao berupa bubuk dan cacao butter tujuan Amerika Serikat, Brazil dan Pakistan senilai Rp9,57 miliar. 

Indonesia merupakan negara penghasil kakao ketiga terbesar di dunia, setelah Pantai Gading dan Ghana. Dengan kapasitas produksi biji kakao yang besar, tentunya menjadikan industri pengolahan kakao menjadi sangat potensial untuk dikembangkan di Tanah Air.

Kegiatan pelepasan ekspor produk pertanian di PT Bumi Tangerang Mesindotama, Kamis (26/9/2019).

"Kami sangat mendukung tumbuhnya industri kakao Indonesia, kita harus naik kelas, yang kita ekspor tidak lagi hanya biji kakao mentah, namun harus berupa olahannya," ujar Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian setelah melepas ekspor produk pertanian di PT Bumi Tangerang Mesindotama, Kamis (26/9/2019).

Berdasarkan data dari sistem IQFAST di Karantina Pertanian Tanjung Priok selama September 2019, ekspor produk olahan kakao (kakao bubuk, kakao pasta, cocoa butter) mencapai 880,5 ton yang senilai Rp38 miliar.

Jamil menjelaskan bahwa salah satu contoh dukungan yang diberikan Balai Karantina Pertanian dalam mendorong akselerasi ekspor produk olahan kakao Indonesia adalah eksportir produk olahan kakao PT. BT Cacao telah mendapatkan fasilitas Inline Inspection. 

Inline Inspection adalah fasilitas yang diberikan Badan Karantina Pertanian (Barantan) kepada perusahaan yang alur produksinya telah memenuhi standar pemeriksaan karantina sehingga petugas karantina tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan fisik setiap waktu pengiriman ekspor. Akan tetapi petugas karantina hanya memonitoring proses alur produksi secara berkala di gudang milik perusahaan eksportir. 

Selain inline inspection, rumah produksi PT. BT Cacao juga telah ditetapkan sebagai tempat pemeriksaan lain. Artinya proses monitoring gudang hanya dilakukan setiap 2 pekan sekali saja.

"Ini suatu kemudahan yang menguntungkan bagi para eksportir. Setiap shipment tidak perlu lagi ada bongkar muat di area pelabuhan, dari gudang bisa langsung masuk ke kapal," tambah Jamil.

Kepala Karantina Pertanian Tanjung Priok Purwo Widiarto yang turut mendampingi dan melepas ekspor produk pertanian melalui pelabuhan Tanjung Priok ini menyampaikan bahwa selain produk olahan kakao, komoditas pertanian yang diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Priok kali ini meliputi ekspor karet lembaran dengan volume 60.48 ton tujuan Latvia dan minyak kelapa dengan volume 30.40 ton tujuan China.

Sementara dari sektor peternakan ada duck down jacket dengan volume 2,39 ton tujuan Selandia Baru dan Australia; wahed duck feather dengan volume 9.70 ton tujuan China dan produk susu berupa Keju dan susu UHT dengan volume 29 ton tujuan Malaysia dan Philiphina dengan total nilai ekonomi yang kita ekspor pada kesempatan ini senilai Rp4,93 milyar.

Selaku fasilitator perdagangan produk pertanian, Badan Karantina Pertanian lakukan inovasi dan layanan yang bermuara pada percepatan proses bisnis ekspor produk pertanian.

Sesuai dengan aturan perdagangan internasional maka bagi negara tujuan ekspor yang menpersyaratkan surat kesehatan hewan dan atau tumbuhan, Badan Karantina Pertanian selalu otoritas karantina siap memfasilitasinya.

"Sesuai instruksi Menteri Pertanian, kami gelar 'karpet merah' bagi eksportir juga investor produk pertanian," pungkas Jamil.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

KOTA TANGERANG
Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13

Seorang pria berinisial EM diciduk polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga di kawasan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill