Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan rencana pemerintah pusat dalam merevitalisasi Pasar Anyar di Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang, terus berlanjut hingga terealisasi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan, pihaknya masih menyiapkan rencana detail teknis atau detailed engineering design (DED) revitalisasi Pasar Anyar untuk diusulkan kepada pemerintah pusat.

“Revitalisasi jadi. Kami sedang buat DED,” ujar Herman kepada TangerangNews, Rabu (16/10/2019).
Pasar yang menjadi kebanggaan warga Tangerang ini direvitalisasi untuk memberikan kenyamanan bagi penjual maupun pengunjung.
Pasar tradisional dengan luas lahan 24.000 meter persegi ini akan ditunjang sejumlah fasilitas, seperti sarana olahraga, terminal, hotel, hingga mal pelayanan publik.
"Ya, konsepnya begitu. Demi memberikan kenyamanan,” katanya.
Revitalisasi Pasar Anyar bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Anggaran tahap awal yang dikucurkan senilai Rp75 miliar.
Ia juga menyebut, anggaran dapat ditambah bila memang jumlah tersebut kurang. Sehingga, pembangunan ini tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
“Anggarannya bisa ditambah nanti sama pusat. Tapi tergantung nanti,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews