Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan rencana pemerintah pusat dalam merevitalisasi Pasar Anyar di Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang, terus berlanjut hingga terealisasi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan, pihaknya masih menyiapkan rencana detail teknis atau detailed engineering design (DED) revitalisasi Pasar Anyar untuk diusulkan kepada pemerintah pusat.

“Revitalisasi jadi. Kami sedang buat DED,” ujar Herman kepada TangerangNews, Rabu (16/10/2019).
Pasar yang menjadi kebanggaan warga Tangerang ini direvitalisasi untuk memberikan kenyamanan bagi penjual maupun pengunjung.
Pasar tradisional dengan luas lahan 24.000 meter persegi ini akan ditunjang sejumlah fasilitas, seperti sarana olahraga, terminal, hotel, hingga mal pelayanan publik.
"Ya, konsepnya begitu. Demi memberikan kenyamanan,” katanya.
Revitalisasi Pasar Anyar bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Anggaran tahap awal yang dikucurkan senilai Rp75 miliar.
Ia juga menyebut, anggaran dapat ditambah bila memang jumlah tersebut kurang. Sehingga, pembangunan ini tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
“Anggarannya bisa ditambah nanti sama pusat. Tapi tergantung nanti,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
Sinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Golden Property Awards (GPA) People's Choice 2026
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews