Connect With Us

BKPSDM Kota Tangerang Gelar Ujian Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:30

Suasana para peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) mengikuti ujian pengadaan barang dan jasa pemerintah yang di gelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Jakarta menggelar ujian pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ujian yang diikuti sebanyak 44 peserta yang merupakan eselon III dan eselon IV dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) ini berlangsung di Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (24/10/2019).

"Sertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa pemerintah ini bermanfaat sebagai legalitas aparatur yang bertugas dalam kegiatan dan pertanggungjawaban proses pengadaan barang jasa pemerintah," ujar Akhmad Lutfi, Kepala BKPSDM Kota Tangerang.

Lutfi menuturkan, ujian pengadaan barang dan jasa bertujuan untuk menyaring PNS yang memiliki kemampuan (kompetensi) dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Dengan adanya tes sertifikasi keahlian dengan ambang batas minimal (nilai) 167 maka aparatur atau peserta tes dinyatakan lulus," ucapnya.

Kepala Sub Bidang Evaluasi dan Kerjasama Kediklatan BKPSDM Kota Tangerang Muhammad Fauzi mengatakan, peserta yang lulus dalam ujian ini dapat menjabat sebagai PPK (pejabat pembuat komitmen), pokja (panitia kelompok kerja), dan PPHP (panitia pemeriksa hasil pekerjaan).

Baca Juga :

"Mereka yang lulus dalam ujian ini memperoleh sertifikat dan dapat menjadi PPK maupun pejabat pengadaan di lingkungan dinasnya masing-masing," kata Panitia Pelaksana Tes Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah ini.

Sedangkan peserta yang belum lulus dalam ujian ini dapat mengikuti kembali ujian pengadaan barang dan jasa di LKPP Jakarta setelah 14 hari mengikuti pelaksanaan ujian di BKPSDM Kota Tangerang. 

"Ujiannya cukup sulit. Peserta harus menguasai tata cara pengadaan barang dan jasa pemerintah. Peserta yang lulus dalam ujian ini di bawah 50 persen dari jumlah peserta," imbuhnya. 

Fauzi menambahkan, sebelum pelaksanaan ujian tersebut, pihaknya telah melaksanakan pelatihan teknis untuk mewujudkan PNS yang memiliki pengetahuan dan kemampuan (kompetensi) dalam melaksanakan pengadaan barang / jasa Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Sebelum dilakukan tes atau ujian, sebelumnya kita juga telah menggelar pelatihan untuk peningkatan kemampuan," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Selasa, 22 September 2026 | 22:27

Kasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill