Connect With Us

Pemotor yang Dihantam Mobil Penerobos Lampu Merah Tangerang Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 20 November 2019 | 18:55

Screenshot rekaman cctv peristiwa kecelakaan mobil angkutan barang dengan sepeda motor di lampu merah Taman Makam Pahlawan Taruna, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Alvin Mangarahon tewas meskipun sempat menjalani perawatan medis di RSUD Kabupaten Tangerang.

Pria berusia 24 tahun asal Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu meninggal akibat ditabrak pikap.

"Korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," jelas Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo, Rabu (20/11/2019).

Agung menjelaskan, korban yang menunggangi sepeda motor jenis Honda Verza bernopol B-3095-PEP terlibat kecelakaan di lampu merah TMP Taruna, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang pukul 09.30 WIB.

Saat itu, korban melintas di Jalan Daan Mogot arah Kota Tangerang menuju Jakarta. Namun sesampainya di lampu merah TMP Taruna, korban dihantam pikap bernopol B-9853-NAL yang dikendarai Biduan Simanjuntak.

Baca Juga :

 

"Pikap menerobos lampu pengatur lalu lintas yang berwarna merah. Lalu menabrak sepeda motor korban," jelasnya.

Menurutnya, kecelakaan tak dapat dihindarkan ketika pikap menerobos lampu merah persimpangan tersebut. Sebab, sepeda motor yang dikendarai Alvin melaju saat kondisi lampu merah berwarna hijau.

Akibat kecelakaan itu, Alvin mengalami luka-luka. Ia sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang. Namun, saat menjalani perawatan korban meninggal dunia. Sepeda motor Alvin rusak berat. Begitu juga dengan pikap.(RMI/HRU)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill