Connect With Us

Supporter Persita Tangerang yang Tewas Dibacok Akan Diotopsi

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 November 2019 | 20:43

Keluarga korban suporter Persita Tangerang yang meninggal akibat dikeroyok saat berada di RSUD Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Jasad Suhendi Ferdiansyah, 16, akan diotopsi di RSUD Kabupaten Tangerang jika mendapat persetujuan dari pihak keluarganya.

Suporter Persita Tangerang yang meninggal dalam peristiwa pengeroyokan di Pasar Kemis, Tangerang pada Jumat (22/11/2019) pukul 16.00 WIB itu mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya.

"Rencana otopsi jam 1-2 malam ini," ujar paman korban, Isep Muhaimin kepada TangerangNews di RSUD Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :

Keluarga korban tampak sedang menunggu informasi selanjutnya ihwal penanganan jasadnya di RSUD. Sejumlah petugas dari kepolisian juga tampak tiba di RSUD untuk mendalami keterangan atas kematian korban.

Isep mengatakan keluarga masih berkoordinasi ihwal persetujuan otopsi jenazah yang tercatat warga Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang ini.

"Perlu persetujuan dulu. Kami sedang koordinasi," tuturnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill