Connect With Us

Suporter Persita Tangerang Tewas Dibacok di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 November 2019 | 20:07

Keluarga korban suporter Persita Tangerang yang meninggal akibat dikeroyok saat berada di RSUD Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Seorang suporter Persita Tangerang dikabarkan meninggal akibat peristiwa pengeroyokan, Jumat (22/11/2019).

Insiden berdarah tersebut terjadi di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Suhendi Ferdiansyah berusia 16 tahun, warga Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Menurut pamannya, Isep Muhaimin, jasad korban kini berada di kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang.

"Saya dapat kabar jam setengah lima sore bahwasanya keponakan saya ini dikeroyok. Tapi kita detil kejadiannya belum tahu," ungkapnya kepada TangerangNews di RSUD Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :

Isep mengatakan, korban sempat dilarikan ke RS Sari Asih Tangerang. Namun nyawa korban tak dapat tertolong.

Ia menyebut, korban mengalami luka di bagian tubuh bagian perut dan punggung akibat dibacok.

Ia mengungkapkan, korban hendak menghadiri acara nonton bareng (nobar) pertandingan Persita Tangerang vs Sriwijaya FC di wilayah Tangerang.

"Yang jelas keponakan saya sudah tergeletak di jalanan dengan tubuh luka bacok. Dia mau nobar," paparnya.(RMI/HRU)

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill