Connect With Us

KPK Minta Pejabat Markup Bandara Tanggung Jawab

| Rabu, 14 Juli 2010 | 18:23

KPK (tangerangnews / kpk)

TANGERANGNEWS-Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tangerang Bambang Setiadi mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa kembali delapan terdakwa korupsi mark-up lahan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Padahal sebelumnya, pada 1 Mei 2007, ke-delapan orang tersebut divonis bebas di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang
 
KPK meminta, siapa pejabat yang harus bertanggung jawab atas dugaan markup tersebut. “Sudah delapan orang lebih yang kami periksa, diantaranya terdakwa yang dulu dan ada yang baru juga,” tuturnya.
 
Namun, Bambang enggan menjelaskan siapa saja yang diperiksa. Bambang juga  tidak mau membeberkan bukti baru yang telah didapati pihaknya. “Nanti saja,” singkatnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Zaid Umar Bob Said pada 1 Mei 2007 lalu menyatakan, bahwa terdakwa telah melakukan pembebasan lahan tesebut sesuai dengan peruntukannya.
Kedelapan terdakwa itu adalah Ahmad Dimyati, mantan Camat Benda dan Nawawi mantan Lurah Benda. Rusmino dan Aryo, pegawai PT Angkasa Pura II yang bertugas sebagai tim penilai dalam proyek pembebasan lahan itu. Mantan Camat Neglasari Muhammad Nape dan Ahmad Syafei mantan Lurah Selapajang.. Hamka mantan pegawai Badan Pertanahan Kota Tangerang dan mantan pegawai Dinas Pertanian Aula Ismet Wahidin.
Jaksa penuntut umum Riyadi menilai, para terdakwa turut serta dalam melaksanakan tugas pembebasan  perluasan Bandara tersebut, dengan mengubah harga tanah dari tanah sawah menjadi tanah darat.
Mereka mengubah harga tanah tersebut dengan membuat berita acara perubahan harga ganti rugi sehingga merugikan negara sebesar Rp2,537 miliar.  Menurut Jaksa Riyadi, perubahan harga tersebut seharusnya mengacu kepada pasal 19 dan 20 ayat 1, 2, dan 2 Keppres No. 55/1993 tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum. (dira)
 

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill