Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TANGERANGNEWS.com–Sebanyak 3.165 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) disebar dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk mengabdi kepada masyarakat.
Para mahasiswa tersebut dilepas langsung oleh Rektor UMT Ahmad Amarullah, di Gelanggang Olahraga (GOR) Damyati, Kota Tangerang, Jumat (24/1/2020).
Nantinya, mereka mengabdikan diri kepada masyarakat di 50 kelurahan di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang selama 27 Januari-27 Februari 2020.

"Pengabdian di dua wilayah, yaitu Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Yang kita sasar adalah masyarakat yang perlu diberdayakan melalui aktivitas KKN," ujar Amarullah.
Amarullah mengatakan, program KKN tersebut bertujuan untuk menjadikan mahasiswanya berada di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan manfaat.
"Misalnya dalam hal mengelola koperasi, kan ada fakultas ilmu ekonomi, maka itu bisa diterapkan oleh mahasiswa untuk bisa difungsikan sebagai mana mestinya," katanya.
"Barang kali ada yang harus diselesaikan, seperti akses jalan dan jembatan, nah itu tugas mahasiswa teknik untuk bisa membantu," tambahnya.

Amarullah berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran mahasiswanya yang sedang mengabdi dalam tugas KKN di wilayah masing-masing.
"Mudah-mudahan bisa dilakukan dan masyarakat merasakan kehadiran KKN. Selain itu, mahasiswa juga betul belajar bagaimana mengabdi dan jadi manusia yang baik dan bermanfaat," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TODAY TAGMenyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews