Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com–Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang akan menggelar job fair atau bursa kerja secara maraton di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.
Bursa kerja yang diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan HUT Kota Tangerang ke-27 selama 4-27 Februari 2020 ini untuk mengentaskan angka pengangguran.

"Kami ingin mendekatkan lapangan pekerjaan kepada masyarakat," ujar Iing Riskomar, Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kota Tangerang, Senin (3/2/2020).
Iing menjelaskan dalam bursa kerja ini terdapat 56 perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan di berbagai bidang.
"Lowongan pekerjaan yang tersedia ada 4.000," katanya.
Menurutnya, pelaksanaan job fair ini sangat memudahkan para pencari kerja karena digelar secara online. Kata dia, para pelamar cukup mendownload aplikasi Tangerang Live.
"Ya, curriculum vitae-nya nanti dimasukkan melalui aplikasi," ucapnya.
Adapun jadwal layanan bursa kerja secara maraton selama Februari ini di mulai di Kecamatan Periuk. Lalu, job fair yang dibuka pukul 09.00-15.00 WIB ini berlanjut di Cibodas, Karawaci, Tangerang, Neglasari, Cipondoh, Batuceper, Pinang, Periuk, Benda, Karang Tengah, Ciledug, dan Larangan.
"Perusahaan dan lowongan di setiap lokasi sama. Sehingga pelamar tidak perlu datang di setiap lokasi job fair ," pungkasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGIndustri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews