Connect With Us

Belum Ada Upaya Pencegahan Virus Corona di Lapas Tangerang yang Over Kapasitas

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 15 Maret 2020 | 16:48

Ratusan narapidana kasus penyalahgunaan narkoba menyambut program rehabilitasi sosial. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Virus corona (Covid-19) semakin mewabah di Indonesia. Data terbaru, 117 warga se-Indonesia positif virus corona. 

Virus ini bisa menjangkit siapa saja dan di mana saja. Penularan virusnya pun sangat mudah yakni, menghirup percikan ludah bersin atau batuk dari penderita dan berkontak jarak dekat dengan penderita. 

Jika sejumlah instansi pemerintahan di Kota Tangerang telah melakukan antisipasi pencegahan, namun nampaknya hal itu belum dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Mengingat jumlah tahanan Lapas yang ada kini melebihi kapasitas (over capacity). Tentunya, penularan virus corona di lapas sangat berpotensi terjadi.

Apalagi, para tamu dalam berkunjung atau besuk berinteraksi langsung dengan narapidana. 

Namun, pihak Kemenkumham diketahui belum melakukan upaya pencegahan terkait wabah virus corona. 

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Imam Suyudi mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat tentang pencegahan wabah Covid-19. 

"Kami baru mau rapatkan pencegahan virus corona di lapas-lapas," ujarnya kepada TangerangNews, Minggu (15/3/2020).

Sementara Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau pihak lapas untuk membatasi kunjungan atau besukan untuk mencegah virus corona. 

"Kita imbau kegiatan yang melibatkan banyak massa seperti itu dibatasi kunjungannya. Jadi, misalnya kalau ada keluarga di rumah sakit, lapas, cukup 1-2 yang berkunjung untuk membatasi interaksi," ujarnya. 

Sebab, ia menyampaikan Kota Tangerang sudah dinyatakan kejadian luar biasa (KLB) terkait wabah Covid-19. 

"Saya juga mengimbau pihak lapas untuk menyediakan hand sanitizer dan thermo scanner," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill