Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya
Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah peneliti gabungan dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan bahwa jambu merah daging dapat menghambat perkembangan virus Corona (Covid-19).
Hasil penelitian multidisplin itu mengungkapkan, diperoleh beberapa golongan senyawa yang berpotensi untuk menghambat dan mencegah Covid-19 yang menginfeksi manusia. Uji labortaorium dilakukan terhadap aktivitas ratusan protein dan ribuan senyawa herbal terkait dengan mekanisme kerja virus.
“Golongan senyawa tersebut antara lain hesperidia, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin yang terkandung dalam jambu biji (daging Buah Merah muda)," ungkap Fadilah dari Departemen Kimia Kedokteran FKU dikutip TangerangNews dari Tempo.co, Sabtu (14/3/2020).
Namun, hasil penelitian tersebut masih tahap awal dan dilakukan penelitian lebih lanjut. Proses selanjutnya yang ingin dilakuka adalah publikasi internasional lalu cari sokongan untuk uji coba pada sel, hewan dan manusia (klinis).
"Selain jambu biji juga ada di kulit jeruk dan daun kelor," tambahnya.
Penelitian itu menggunakan metode penelitian bioinformatika yang memanfaatkan basisdata milik Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI. Basisdata yang tersusun dari 1.377 senyawa herbal itu kemudian dipetakan dan hasilnya dikonfirmasi menggunakan metode pemodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas anti virusnya.
Fakultas Kedokteran UI dikabarkan telah sejak awal mengikuti perjalanan kasus virus corona di dunia. Kerja sama lalu dijalin fakultas itu dengan Fakultas Farmasi UI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika IPB University, dan Departemen Ilmu Komputer IPB University.
Mereka bersama-sama memanfaatkan bahan-bahan penelitian yang sudah ada untuk menemukan kandidat bahan alam Indonesia paling pas untuk pencegahan virus corona Covid-19.(RMI/HRU)
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews