Connect With Us

Hasil Riset Peneliti UI & IPB, Jambu Merah Hambat Virus Corona

Redaksi | Sabtu, 14 Maret 2020 | 21:47

Ilustrasi Jambu Merah. (Istimewa / Istimewa)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah peneliti gabungan dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan bahwa jambu merah daging dapat menghambat perkembangan virus Corona (Covid-19).

Hasil penelitian multidisplin itu mengungkapkan, diperoleh beberapa golongan senyawa yang berpotensi untuk menghambat dan mencegah Covid-19 yang menginfeksi manusia. Uji labortaorium dilakukan terhadap aktivitas ratusan protein dan ribuan senyawa herbal terkait dengan mekanisme kerja virus. 

“Golongan senyawa tersebut antara lain hesperidia, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin yang terkandung dalam jambu biji (daging Buah Merah muda)," ungkap Fadilah dari Departemen Kimia Kedokteran FKU dikutip TangerangNews dari Tempo.co, Sabtu (14/3/2020).

Namun, hasil penelitian tersebut masih tahap awal dan  dilakukan penelitian lebih lanjut. Proses selanjutnya yang ingin dilakuka adalah publikasi internasional lalu cari sokongan untuk uji coba pada sel, hewan dan manusia (klinis).

"Selain jambu biji juga ada di kulit jeruk dan daun kelor," tambahnya.

Penelitian itu menggunakan metode penelitian bioinformatika yang memanfaatkan basisdata milik Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI. Basisdata yang tersusun dari 1.377 senyawa herbal itu kemudian dipetakan dan hasilnya dikonfirmasi menggunakan metode pemodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas anti virusnya.

Fakultas Kedokteran UI dikabarkan telah sejak awal mengikuti perjalanan kasus virus corona di dunia. Kerja sama lalu dijalin fakultas itu dengan Fakultas Farmasi UI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika IPB University, dan Departemen Ilmu Komputer IPB University.

Mereka bersama-sama memanfaatkan bahan-bahan penelitian yang sudah ada  untuk menemukan kandidat bahan alam Indonesia paling pas untuk pencegahan virus corona Covid-19.(RMI/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill