Connect With Us

Pasien dalam Pengawasan Corona Tangerang Dirujuk ke RS Persahabatan

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 14 Maret 2020 | 13:18

Petugas RSUD Kota Tangerang mengenakan kostum khusus sedang memindahkan pasien dalam pengawasan corona ke mobil ambulans, Jumat (13/3/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Seorang pasien dalam pengawasan novel coronavirus (Covid-19) dirujuk tim medis RSUD Kota Tangerang ke RSUP Persahabatan, Jakarta Timur. 

"Dirujuknya ke RS Persahabatan," ujar Buceu Gartina, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Tangerang, Sabtu (14/3/2020). 

Perujukan dilakukan pada Jumat (13/3/2020). Berdasarkan informasi, satu pasien dalam pengawasan virus corona tersebut merupakan warga Kota Tangerang. 

Baca Juga :

Pasien itu dibawa petugas medis berpakaian safety dengan mobil ambulans Dinas Kesehatan Kota Tangerang. 

Buceu mengatakan rujukan pasien dalam pengawasan tersebut sesuai dengan protokol pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan. 

"Berkenaan dengan data detail pasien tersebut apakah positif atau negatif maka menjadi kewenangan Kemenkes sesuai dengan protokol yang ada," katanya.(RMI/HRU)

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Dampak Corona, Kampus UMN dan UPH Libur Tatap Muka TANGERANGNEWS.com–Dua perguruan tinggi di Tangerang mulai meliburkan perkuliahan tatap muka untuk mencegah wabah novel coronavirus (Covid-19). Seperti di Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci, Tangerang. Pihak kampus meliburkan perkuliahan di dalam kelas, dan menggantinya dengan kuliah online. Kebijakan itu akan diterapkan UPH dengan mulai mempersiapkan sistem belajar online pada Senin, 16 Maret hingga 23 Maret. Para mahasiswanya pun bisa melakukan kuliah online di rumah masing-masing. Menurut Media Relation Section Head UPH, Rosse Hutapea, setelah persiapan tersebut selesai, seluruh fakultas secara serempak akan menerapkan pembelajaran online per 23 Maret sampai 12 April 2020. "Sementara, untuk praktik klinis, acara khusus terjadwal, laboratorium, dan kelas khusus masih berlanjut di kampus. Lalu semua karyawan akan bekerja di kampus seperti biasa," ujarnya, Sabtu (14/3/2020). Kebijakan serupa dilakukan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang. Pekan Ujian Tengah Semester (UTS) di kampus tersebut dilakukan secara online pada 16 sampai 28 Maret. Public Relations Universitas Multimedia Nusantara Chininta mengatakan, persiapan kuliah online sudah dilakukan dari pekan lalu. Menurutnya, materi soal UTS pun sudah disiapkan para dosen dan dikumpulkan ke kampus pada Selasa, 10 April lalu. Sehingga pada saat UTS berlangsung, mahasiswa sudah bisa mengaksesnya secara online. "Lalu dilanjut perkuliahan online dari 30 Maret," katanya. Kebijakan kuliah online tersebut dilakukan di kampus untuk mencegah wabah Covid-19. Sebab, berdasarkan data, sudah terdapat 69 pasien positif di Indonesia. #universitaspelitaharapan #universitasmultimedianusantara #coronatangerang #rsudkotatangerang #tahudaritangerangnewscom

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill