Connect With Us

PSBB Jilid Dua, Titik Keramaian Kota Tangerang Dijaga Ketat Petugas

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 29 April 2020 | 15:57

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi pejabat Forkopimda memberikan keterangan pers terkait PSBB di Puspemkot Tangerang, Rabu (29/4/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com–Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kota Tangerang diperpepanjang hingga 15 Mei 2020. Dalam PSBB jilid dua tersebut, titik-titik keramaian di Kota Tangerang bakal dijaga ketat petugas. 

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan 15 titik cek poin yang telah dievaluasi akan digeser lokasinya ke titik keramaian. 

Sehingga, para petugas gabungan yakni Satpol PP, TNI, dan Polri pun menjaga ketat lokasi keramaian, terutama pasar. 

"Jadi, 6 titik cek poin ditaruh di tempat keramaian. Seperti pasar, penjualan takjil dan lainnya agar masyarakat semakin disiplin," katanya di Puspemkot Tangerang, Rabu (29/4/2020). 

Namun, belum ada sanksi tegas yang akan diberlakukan pada penerapan PSBB jilid dua ini. Arief menururkan, bagi pengendara yang melanggar PSBB akan ditertibkan atau diminta kembali ke rumah. 

"Sama apa yang kita lakukan kemarin, kalau enggak pakai masker kita suruh pulang. Kita berharap seluruh masyarakat mendukung program pelaksanaan PSBB ini," ucapnya. 

Adapun untuk industri tetap bisa beroperasi. Selama PSBB jilid pertama, masih terdapat industri yang tidak disiplin dengan aturan. Hal ini, akan ditertibkan pada PSBB jilid dua. 

"Sekarang kita kendalikan kalau mereka masih ramai pas berangkat dan pulang kantor. Kita akan tertibkan agar mereka enggak berkemurun," pungkasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill