Connect With Us

11 Hari PSBB, Wilayah di Tangsel ini Belum Terima Bansos

Rachman Deniansyah | Selasa, 28 April 2020 | 16:43

Ilustrasi Bantuan Sosial. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Meskipun status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah berlangsung selama 11 hari sejak Sabtu (18/4/2020), namun warga terdampak COVID-19 di sejumlah wilayah kelurahan di Tangsel belum menerima bantuan sosial (Bansos). Salah satu keluaran tersebut adalah Jurangmangu Timur.

Lurah Jurangmangu Timur Kamaludin mengungkapkan, hingga saat ini bantuan tersebut masih ditunggunya. Artinya belum ada bantuan yang tersalurkan ke wilayahnya. 

“Iya sampai dengan saat ini kami sama sekali belum menerima bantuan sosial, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Tangsel,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (27/4/2020).

Padahal menurutnya, seharusnya bantuan itu sudah diterimanya sejak 21 April 2020 lalu. 

“Coba kami minta tolong media untuk follow up bantuan sosial yang seharusnya disalurkan per 21 April 2020,” ujar Kamaludin.

Dikatakan Kamaludin bahwa hingga kini dirinya tak tahu pasti kapan bansos tersebut akan diterimanya. 

“Belum tahu untuk pembagian sembako akan diberikan kapan, belum ada informasi lebih lanjut,” imbuhnya.

Sembari menunggu, pihaknya kini pun tengah mempersiapkan mekanisme untuk pembagiannya.  Hal itu dilakukan agar bantuan bisa tepat sasaran sesuai data dari Dinas Sosial Kota Tangsel.

“Nantinya jika bantuan sosial yang telah diajukan sudah diterima, untuk menghindari konflik maka kami akan memanggil beberapa RT dan RW yang bersangkutan sesuai data yang diajukan para RT dengan dikawal RW-nya, secara bergantian sesuai jam-nya. Jadi pembagiannya langsung di RT masing-masing yang tahu dan paham warga yang bersangkutan,” jelasnya.

Senada dengannya, Lurah Cirendeu Win Fadlianta juga menyebut bahwa wilayahnya belum mendapatkan mendapatkan bansos bagi warganya yang terdampak COVID-19.

“Belum, kami lurah belum menerima, begitupun warga seluruhnya belum menerima bantuan sosial berupa sembako, uang tunai dan non tunai,” ujarnya saat dihubungi. 

Terkait keterlambatan itu, Win menyerahkan sepenuhnya terhadap pemerintah. Sementara ini, pihaknya masih melakukan kroscek dan pendataan terhadap warganya. Win harus memastikan warganya yang benar-benar pantas menerima bantuan.

“Pendataan dari kelurahan sudah sedikit lagi tinggal nunggu bantuan sosialnya saja, ada 200 KK (kepala kelaurga) di kelurahan Cirendeu yang terdata menerima bantuan sosial,” kata Win.(RMI/HRU)

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill