Connect With Us

Kota Tangerang Diteror Penembakan, Polisi : Jangan Khawatir

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Juni 2020 | 12:51

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto saat di wawancarai kasus penembakan misterius ke dua pemuda, Kota Tangerang, Senin (8/6/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Insiden penembakan di Kota Tangerang membuat warga resah atas keselamatannya. Namun, pihak kepolisian meminta warga tidak khawatir. 

"Saya yakinkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya kejadian itu," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto, Senin (8/6/2020). 

Sebab, setelah insiden teror penembakan tersebut terjadi, Polres Metro Tangerang Kota rutin melakukan patroli untuk mencegah gangguan keamanan masyarakat. 

"Kegiatan preventif patroli baik jam rawan dan titik rawan selalu saya perintahkan kepada jajaran," tutur Sugeng.

Baca Juga :

Dia berupaya agar kasus penembakan ini segera terungkap, sehingga dapat mengetahui motif pelaku yang masih misterius itu. "Mudah-mudahan kita bisa mengetahui apa latar belakang dan motif kejadian itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, kasus penembakan misterius itu terjadi di tiga lokasi pada malam yang sama, yakni kawasan wisata kuliner Laksa, Taman Gajah Tunggal, dan Restoran Bakmi Mega 28, Jumat (5/6/2020).

Insiden tersebut mengakibatkan Ozi, 18, dan Ikhsan, 20, dilarikan ke rumah sakit karena luka tembak di pinggangnya.  Sementara pada Restoran Bakmi Mega 12, kaca jendelanya bolong akibat peluru yang diduga dari airsofgun. (RAZ/RAC)

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill