Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Keluarga korban meminta institusi penegak hukum mengusut tuntas pelaku penembakan yang menewaskan Bahtiar Alamsyah, 23 tahun dalam aksi demo di kawasan Tanah Abang, Jakarta.
Hal itu diungkapkan paman korban, Usman Sanusi yang juga menjabat sebagai Ketua RT 04/02 Kelurahan Poris Gaga.
"Sebagai keluarga korban, kasus ini diselidiki sampai tuntas. Selidiki keadilan rakyat jangan sampai tidak adil," ujarnya saat ditemui TangerangNews di kediamannya, Rabu (22/5/2019).
Kata Usman, almarhum bersama lima rekannya yang berasal dari Sanggar Mangulung, Poris Gaga datang ke lokasi unjuk rasa yang menolak hasil Pilpres 2019 ini tidak membawa alat berbahaya.
"Korban datang menuntut keadilan secara baik-baik, tidak membawa senjata apa-apa," jelasnya.
Sebelumnya, korban tewas setelah tertembak dalam aksi demo ricuh di Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari. Korban tertembak ketika beristirahat di sebuah masjid. Pelurunya mengenai leher kiri korban. Nyawa korban pun tak tertolong meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit. Kini jenazah korban telah tiba di rumah duka dan disambut haru keluarga.(MRI/RGI)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGRatusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti ajang olahraga keluarga bertajuk Paramount Petals Family Dash 2026 yang digelar di kawasan kota mandiri Paramount Petals Minggu, 15 Februari 2026,mulai pukul 06.00 WIB, pagi.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meresmikan fasilitas pengisian daya berkapasitas besar dengan hadirnya SPKLU Center Signature 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews