Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Keluarga korban meminta institusi penegak hukum mengusut tuntas pelaku penembakan yang menewaskan Bahtiar Alamsyah, 23 tahun dalam aksi demo di kawasan Tanah Abang, Jakarta.
Hal itu diungkapkan paman korban, Usman Sanusi yang juga menjabat sebagai Ketua RT 04/02 Kelurahan Poris Gaga.
"Sebagai keluarga korban, kasus ini diselidiki sampai tuntas. Selidiki keadilan rakyat jangan sampai tidak adil," ujarnya saat ditemui TangerangNews di kediamannya, Rabu (22/5/2019).
Kata Usman, almarhum bersama lima rekannya yang berasal dari Sanggar Mangulung, Poris Gaga datang ke lokasi unjuk rasa yang menolak hasil Pilpres 2019 ini tidak membawa alat berbahaya.
"Korban datang menuntut keadilan secara baik-baik, tidak membawa senjata apa-apa," jelasnya.
Sebelumnya, korban tewas setelah tertembak dalam aksi demo ricuh di Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari. Korban tertembak ketika beristirahat di sebuah masjid. Pelurunya mengenai leher kiri korban. Nyawa korban pun tak tertolong meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit. Kini jenazah korban telah tiba di rumah duka dan disambut haru keluarga.(MRI/RGI)
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews