Connect With Us

Sedang Tren, Penjualan Sepeda di Kota Tangerang Naik 70 Persen

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 16 Juni 2020 | 16:04

Pembeli sedang melihat dan memilih jenis sepeda di Toko Sepeda Bersaudara, Jalan Kiasnawi, Pasar Anyar, Kota Tangerang, Selasa (16/6/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Menjelang penerapan new normal, di Kota Tangerang sedang tren masyarakat berolahraga menggunakan sepeda. Tren ini membuat penjualan sepeda meningkat 70 persen. 

Seperti di toko sepeda Bersaudara di Jalan Kiasnawi, Pasar Anyar, Kota Tangerang. Hari ini, Selasa (16/6/2020), toko tersebut ramai dikunjungi pembeli maupun calon pembeli.

Pemilik toko sepeda Bersaudara, Helen Limanto mengatakan, penjualan meningkat karena dampak tren olahraga bersepeda.

"Selagi tren gini, terutama setelah lebaran, penjualan meningkat sampai 70 persen," ujarnya saat ditemui TangerangNews. 

Pembeli sedang melihat dan memilih jenis sepeda di Toko Sepeda Bersaudara, Jalan Kiasnawi, Pasar Anyar, Kota Tangerang, Selasa (16/6/2020).

Saat ini, rata-rata 17 unit sepeda laku terjual per harinya. Hal ini berbeda dengan jumlah penjualan saat normal yang hanya dikisaran 10 unit.

"Apalagi kalau awal-awal pandemi kemarin, penjualan merosot hanya laku 3 unit sepeda per hari," ungkapnya. 

Pembeli sedang melihat dan memilih jenis sepeda di Toko Sepeda Bersaudara, Jalan Kiasnawi, Pasar Anyar, Kota Tangerang, Selasa (16/6/2020).

Menurutnya, jenis sepeda gunung dan lipat yang paling banyak dicari oleh konsumen.

"Karena pembeli setelah pandemi katanya mau jalan-jalan atau olahraga," ucapnya. 

Pembeli sedang melihat dan memilih jenis sepeda di Toko Sepeda Bersaudara, Jalan Kiasnawi, Pasar Anyar, Kota Tangerang, Selasa (16/6/2020).

Di toko ini, dijual berbagai jenis sepeda. Sementara, jenis sepeda gunung dan lipat juga tersedia berbagai varian dengan harga mulai dari harga Rp1,5 juta sampai Rp9 juta. 

"Saya berharap semoga pandemi COVID-19 cepat selesai," katanya. 

Sementara Hendra, pembeli, mengatakan bahwa ia membeli sepeda gunung untuk berolahraga bersama keluarga maupun rekannya untuk meningkatkan daya tubuh sehingga diharapkan dapat terhindar dari penularan COVID-19. 

"Saya beli mau olahraga naik sepeda, keliling Kota Tangerang," tuturnya. 

Adapun sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengimbau masyarakatnya terutama para pekerja agar menggunakan sepeda saat berangkat kerja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain mendukung pemerintah mengurangi lingkungan dari polusi, bersepeda juga diyakininya dapat menyehatkan tubuh dan pikiran di masa pandemi COVID-19. (RMI/RAC)

HIBURAN
Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:15

Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026

KOTA TANGERANG
KUA-PPAS Disahkan, Pendapatan Daerah 2027 Kota Tangerang Dipatok Rp5,1 Triliun

KUA-PPAS Disahkan, Pendapatan Daerah 2027 Kota Tangerang Dipatok Rp5,1 Triliun

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:20

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan Pendapatan Daerah sebesar Rp5,167 Triliun pada tahun 2027.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill