Connect With Us

Warga BPA Senang Manfaatkan Kawasan GIPTI untuk Kegiatan Olahraga

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 22 Juni 2020 | 16:48

Warga Bumi Puspiptek Asri (BPA) Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tengah berolahraga di kawasan Galeri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi (GIPTI), Minggu (21/6/2020) pagi. (TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga Bumi Puspiptek Asri (BPA) Pagedangan, Kabupaten Tangerang kerap memanfaatkan keberadaan kawasan Galeri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi (GIPTI) yang dibangun Puspiptek untuk kegiatan olahraga.

Seperti yang dikatakan Ketua RW 02 Perumahan BPA, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Papang Alam, Senin (22/6/2020). Warga BPA rutin senam bersama di kawasan seluas 15 hektar tersebut.

"Sekarang ramai mas. Ibu-ibu di BPA rutin senam bersama setiap minggu di kawasan GIPTI," katanya.

Warga Bumi Puspiptek Asri (BPA) Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tengah berolahraga di kawasan Galeri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi (GIPTI), Minggu (21/6/2020) pagi.

Selain senam bareng, warga sekitar juga kerap memanfaatkannya untuk bersepeda. Kegiatan paling ramai biasanya saat weekend dimana kawasan tersebut tak hanya didatangi warga BPA. Tapi juga dari luar untuk bersantai.

Selain kawasan berolahraga, Puspitek juga memfasilitasi pembangunan jalan untuk warga, sehingga akses keluar masuknya dipermudah.

"Sekarang aman. Lalu lalang kendaraan selama 24 jam ramai terus. Tidak seperti dulu," ujar pria yang sejak 1996 tinggal di perumahan tersebut.

Sementara Mugiono, Ketua RW 03, menyatakan mayoritas warga BPA mendukung keberadaan GIPTI karena dirasakan manfaatnya. Selain akses jalan, kehidupan perekonomian bagi masyarakat pun meningkat. 

"Sekarang saja ada 20 warga perumahan yang direkrut untuk dijadikan tenaga keamanan. Kalau GIPTI sudah beroperasi masyarakat pun bisa berjualan makanan untuk pengunjung," terangnya.

Diakui Mugiono, mayoritas warga BPA mengapresiasi keberadaan kawasan GIPTI. "Manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat kok," tandasnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Terbukti Korupsi Pagar Laut, Kades Kohod Tangerang dan 3 Rekannya Divonis 3,5 Tahun Penjara

Terbukti Korupsi Pagar Laut, Kades Kohod Tangerang dan 3 Rekannya Divonis 3,5 Tahun Penjara

Selasa, 13 Januari 2026 | 21:40

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara kepada Arsin, Kepala Desa (Kades) Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Usung Konsep Aerotropolis, Alun-alun Benda Tangerang Bakal Dilengkapi Pesawat Terbang Asli

Usung Konsep Aerotropolis, Alun-alun Benda Tangerang Bakal Dilengkapi Pesawat Terbang Asli

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:34

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang merencanakan akan membangun Alun-alun Benda dengan mengusung konsep kawasan aerotropolis, yang menyajikan ikon utama berupa monumen dari pesawat terbang asli.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill