Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan menjalankan dua skema pembelajaran bagi siswa SD dan SMP di tengah pandemi COVID-19.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan skema pertama adalah sistem pembelajaran daring atau online.
Dalam skema pertama tersebut, para siswa belajar secara online atau tanpa tatap muka secara langsung.
"Kami juga sudah melaunching 650 video pembelajaran yang mendapatkan rekor MURI. Ini bisa membantu siswa belajar daring," ujarnya saat ditemui di Sekretariat PGRI Kota Tangerang, Senin (20/7/2020).
Sedangkan skema kedua, kata Jamaluddin, pihaknya menjalankan program pembelajaran secara luring.
Adapun sasarannya adalah orang tua yang memiliki kendala tidak mempunyai ponsel untuk siswanya belajar online.
"Jadi, kalau luring siswa tetap belajar di rumah dengan didampingi binwil (bina wilayah)," katanya.
Jamaluddin menambahkan dalam pembelajaran luring tersebut Dindik menerjunkan guru-guru yang tergabung pada binwil untuk mendatangi rumah siswa yang tidak memiliki ponsel untuk belajar secara konvensional.
"Nah, siswa belajar luring mendapatkan tugas dari buku paket, LKS dan sebagainya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGGelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews