Connect With Us

Dibuat Babak Belur, Suami Pecemburu di Cipondoh Dipolisikan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 21 Juli 2020 | 21:49

Lianah, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menunjukan surat laporan Kepolisian. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com– WS, warga Cipondoh, Kota Tangerang harus berurusan dengan pihak berwajib. Ia dilaporkan oleh istrinya, Lianah, karena diduga telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kasus yang membuat korban mengalami luka lebam di wajahnya itu dipicu karena diduga WS cemburu buta.

Diceritakan Lianah, peristiwa penganiayaan terhadap dirinya terjadi pada Minggu (19/7/2020) pukul 00.30 WIB. 

Saat itu, dirinya hendak keluar rumah. Namun, dia tidak pamit kepada WS. Sebab, Lianah mengatakan saat hendak pamit WS tidak berada di rumah. 

"Saya belum sempat pergi. Tapi, tiba-tiba suami datang. Tahu-tahu suami tanpa nanya apapun langsung mukuli saya," ujarnya, Selasa (21/7/2020). 

Ketika mereka bertemu, WS tanpa basa-basi langsung memukuli wajah Lianah hingga bengap. 

"Dipukul kencang kena mulut, mata, jidat, dan kepala. Sakit banget sampai saya mau pingsan," katanya. 

Setelah melayangkan bogem dengan tangan kekarnya, WS pun hendak membawa pergi kedua anaknya. Namun, Lianah mencegahnya sambil menahan sakit akibat dipukul. 

"Tapi tetap dia bawa pergi anak sambil bawa perlengkapan pakaian," tuturnya. 

Lianah lalu melaporkan insiden pemukulan tersebut ke Polres Metro Tangerang Kota dengan laporan menjadi korban KDRT pada Senin (20/7/2020). 

Lianah mengaku ingin berpisah dengan sang suami. Sebab, suaminya ini disebut kerap ringan tangan terhadapnya. 

"Paling parah pukulnya kemarin. Jadi, kemarin dia marah dugaan saya karena cemburu buta," ungkapnya. 

Lianah berharap kepolisian dapat menindaklanjuti laporannya kasus KDRT ini sehingga suaminya segerap diproses secara hukum.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 09:49

Provinsi Banten genap berusia 26 tahun pada 4 Oktober 2026. Seiring perkembangan wilayah dan tingginya aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill