Connect With Us

Polisi : Objek Sengketa Lahan 5 Hektare di Pinang Belum Jelas

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 7 Agustus 2020 | 17:46

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com–Lahan lima hektare yang menjadi sengketa hingga memicu bentrokan dua kubu organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Pinang, Kota Tangerang ternyata objeknya belum jelas.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto.

"Terkait insiden tadi pagi memang ada permohonan pelaksanaan eksekusi," ujar Kapolres di kantor Kecamatan Pinang, Jumat (7/8/2020).

Eksekusi itu berdasarkan putusan PN Tangerang. Namun menurutnya, objek lahan lima hektare yang akan dieksekusi sesuai amar putusan Pengadilan Negeri Tangerang yang memenangkan kelompok Darmawan itu tidak jelas.

Kapolres mengatakan pihaknya sempat melayangkan surat rekomendasi ke Pengadilan Negeri Tangerang untuk meminta penundaan eksekusi lahan tersebut.

Permintaan penundaan eksekusi ini karena kepolisian mempertimbangkan faktor keamanan.

Selain itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan, sembilan objek yang menjadi permohonan eksekusi dari pihak pemohon tidak terdaftar.

"Kan bagaimana mau eksekusi kalau barangnya saja tidak jelas, tidak ada di Kota Tangerang. Sehingga ini mungkin memicu masyarakat di lokasi ini yang merasa tidak pernah memperjualbelikan atau status masih bertempat di sini, tiba-tiba diminta digusur," jelasnya.

Kapolres mengimbau kepada semua pihak yang terlibat bentrokan untuk menahan diri. Dia juga meminta pihak pengadilan untuk meluruskan objek-objek lahan yang menjadi sengketa ini.

"Kita bukan tidak memberikan pengamanan terhadap keputusan negara, tetapi perlu diperjelas mana objek yang perlu dieksekusi. Kalau sudah jelas batas-batasnya, tentu Polri dengan pertimbangan lain akan mengamankan," paparnya.(RMI/HRU)

OPINI
Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Setahun terakhir harga beras terus mengalami kenaikan tinggi, bahkan kenaikan harga beras di tahun 2023 nyaris 20% dibandingkan dengan harga sebelumnya.

NASIONAL
Rugi Kalau Ketinggalan, Simak 8 Amalan di Malam Nisfu Syakban

Rugi Kalau Ketinggalan, Simak 8 Amalan di Malam Nisfu Syakban

Sabtu, 24 Februari 2024 | 11:08

Nisfu Syakban akan segera tiba, tepatnya pada 15 Sya’ban 1445 Hijriah atau Minggu, 25 Februari 2024.

PROPERTI
Insentif PPN DTP Berlanjut, Purinusa Group Gaspol Bangun 651 Unit Rumah di Tangerang

Insentif PPN DTP Berlanjut, Purinusa Group Gaspol Bangun 651 Unit Rumah di Tangerang

Jumat, 23 Februari 2024 | 20:17

Pemerintah resmi memperpanjang program insentif pajak pertambahan nilai atas penyerahan rumah ditanggung pemerintah (DTP) 100%.

HIBURAN
Konser Jonas Brothers di ICE BSD Tangerang Dibuka Putri Ariani

Konser Jonas Brothers di ICE BSD Tangerang Dibuka Putri Ariani

Sabtu, 24 Februari 2024 | 22:09

Konser band asal Amerika Serikat Jonas Brothers bertajuk "The Tour" berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 24 Februari 2024, malam WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill