Connect With Us

Mayat Pria Tanpa Identitas Membengkak di Sungai Cisadane

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 10 September 2020 | 13:02

Tampak petugas saat mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan warga di Sungai Cisadane. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di Sungai Cisadane, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (10/9/2020). Mayat yang telah dievakuasi ini ditemukan dalam kondisi membengkak. 

Menurut saksi mata, Normansyah, dirinya mendapat informasi penemuan mayat dari warga saat tengah di rumah, sekitar pukul 08.00 WIB.

Norman pun bersama warga lainnya langsung mendatangi lokasi penemuan mayat ini. Warga terjun langsung ke sungai menggunakan perahu kayu untuk mengevakuasi mayat ke pinggir sungai. 

"Saya muntah karena saat diangkat tubuh mayat keluar darah," ungkapnya.

Setelah dievakuasi, mayat ini diketahui mengenakan pakaian lengkap. Namun, tidak ada identitas yang melekat pada tubuh korban. Diperkirakan usianya sekitar 40 tahunan.

"Mayatnya sudah bengkak. Kira-kira sudah tiga hari hanyut," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Karawaci Ipda Jayadi mengatakan saat divisum juga pihaknya tak menemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat tersebut. Dirinya pun belum dapat menyimpulkan penyebab kematiannya.

"Sudah dievakuasi. Hasil identifikasi sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan. Ini mayatnya Mr X (tanpa identitas)," pungkasnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill