Connect With Us

Inovasi UNIS Tangerang saat Pandemi Diapresiasi Kemendikbud

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 22 September 2020 | 16:40

Para pengurus UNIS Tangerang saat menggelar acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNIS secara virtual, Selasa (22/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengapresiasi Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang terkait tata kelola yang baik sehingga menjadi kampus pilihan masyarakat dan kepercayaan bagi pemerintah.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 4 Jawa Barat-Banten Uman Suherman mengatakan UNIS Tangerang memiliki sejumlah Prodi yang baik dan ditunjang dengan jumlah mahasiswa yang banyak.

Meski di tengah pandemi dan semua perguruan tinggi baik negeri dan swasta mengalami penurunan penerimaan mahasiswa baru. Tetapi UNIS mampu melakukan terobosan dan inovasi dalam sistem pembelajaran sehingga memiliki mahasiswa baru dalam jumlah banyak.

"Namun demikian, pihak Kampus jangan merasa puas. Karena tantangan ke depan begitu besar di tengah pandemi yang masih terjadi dalam membentuk mahasiswa yang memiliki karakter dan keterampilan," ujarnya dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNIS secara virtual, Selasa (22/9/2020)

Kepada mahasiwa, Uman mengingatkan agar jangan merasa puas dengan status yang ada tetapi harus memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri, orang tua dan bangsa.

Ia menyeru mahasiswa memunculkan gairah dan kecintaan kepada kampus. Hal ini akan berdampak terhadap tumbuhnya kreatifitas. 

"Kita tak hanya sekedar mengejar IPK tetapi juga memiliki tanggung jawab kepada masyarakat atas kontribusi kita kedepan," ujarnya.

Rektor UNIS Tangerang Prof Mustofa Kamil mengatakan UNIS Tangerang telah menerapkan sistem belajar secara daring (online) sejak pandemi terjadi bulan Maret lalu.

Penerapan sistem daring ini didukung dengan perangkat yang memadai untuk memudahkan para dosen dan mahasiswa berkomunikasi. 

"Meski online, kita tetap melakukan pembentukan karakter mahasiswa karena pembelajaran ini dilakukan secara profesional," paparnya.

Diakui Rektor, sistem belajar secara daring berbeda dengan tatap muka. Namun, kepercayaan warga dan pemerintah dalam menciptakan lulusan mahasiswa yang berkualitas, maka semua dilakukan secara maksimal.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Islam Syekh Yusuf, Hudaya Latuconsina, ia mengajak para mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dunia.

“Karena, mahasiswa tak hanya pada sistem belajar saja tetapi dilakukan pembentukan karakter, kesanggupan literasi, menciptakan daya kritis dan kreatif serta mampu menjalin kolaborasi melalui komunikasi yang baik,” jelas Hudaya.

Sementara itu, Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) diikuti ribuan calon mahasiswa baru. Di antaranya adalah Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo dan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail sebagai mahasiswa program pascasarjana UNIS. (RMI/RAC)

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

BISNIS
Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:14

Bagi para pelaku usaha yang ingin membawa bisnisnya naik kelas, Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 2026 menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill