Connect With Us

Hujan Deras, Pohon Tumbang Terjadi di 6 Lokasi Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 2 Oktober 2020 | 19:52

Petugas Bidang Pertamanan Disbudparman Kota Tangerang saat mengevakuasi pohon yang tumbang di Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com–Hujan Angin disertai angin kencang dan petir terjadi di beberapa wilayah Kota Tangerang.  Peristiwa yang berlangsung Jumat (2/10/2020) sekitar pukul 16.30 WIB itu, telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang.

Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan (Disbudparman) Kota Tangerang pun langsung melakukan penanganan pohon-pohon tumbang tersebut. 

Kabid Pertamanan Disbudparman Kota Tangerang Hendri mengatakan pohon-pohon itu tumbang di enam titik seperti di dekat kantor Pengadilan Negeri Klas IA Tangerang, Gerendeng, dan Cikokol. 

"Kurang lebih ada enam titik yang termonitor adanya pohon tumbang. Petugas kami langsung melakukan penanganan," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (2/10/2020). 

Penanganan pohon-pohon tumbang itu dilakukan Bidang Pertamanan serta dibantu  BPBD, Kepolisian, hingga masyarakat setempat. 

"Sampah-sampah pohon tumbang kami bersihkan," katanya. 

Menurut Hendri, saat kondisi cuaca di Kota Tangerang cenderung ekstrem pihaknya langsung melakukan imbauan melalui media sosial Bidang Pertamanan agar masyarakat dapat menghindari jika ada potensi pohon tumbang. 

"Karena yang paling aman saat hujan dan cuaca buruk adalah menepi di tempat aman," katanya. 

Selain imbauan melalui media sosial, kata Hendri, upaya mengantisipasi pohon tumbang, pihaknya rutin melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi roboh saat diterpa angin kencang.

"Pohon tumbang sifatnya force mayor yang susah diprediksi. Ukuran dan usia pohon tidak bisa jadi ukuran," pungkasnya.(RMI/HRU)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Hujan & Angin Kencang, Suasana di Cikokol Mencekam Hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda kawasan Kompleks Perkantoran Cikokol, Kota Tangerang, Jumat (2/9/2020). Diceritakan Romli, suasana mencekam terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. "Hujannya deras, disertai angin kencang. Dahan-dahan pohon di sekitar kompleks perkantoran diterpa angin kencang, seperti mau tumbang," ungkapnya kepada TangerangNews. Ternyata dugaan itu pun benar. Romli yang memilih berdiam diteras kantor Sekretariat PWI Kabupaten Tangerang, menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri suasana mencekam tersebut. "Tiba-tiba, saya melihat dahan-dahan pohon itu saling berderak diterpa angin kencang. Satu persatu patah dan menimpah bagian gedung kantor pajak, lalu tumpah di depan sekretariat kami," terangnya. Patah dan jatuhnya satu persatu dahan pohon tersebut, disaksikan langsung dengan mata kepala Romli. "Tiang telepon depan sekretariat kami pun patah," katanya. Saat ini, kata dia, suasana sudah mulai terkendali. Hanya tinggal dahan-dahan pohon yang patah berserakan di sekitar sekretariat kantor pewarta tersebut. "Ini pertama kali saya menyaksikan peristiwa demikian di sekitar sekretariat kami. Cuaca memang benar-benar ekstrim," sambungnya. Ia berharap, pihak BPBD Kota Tangerang segera ke lokasi. Beberapa pegawai di lingkup perkantoran tersebut kini tengah di luar kantor ingin melihat langsung pasca kejadian tersebut.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KOTA TANGERANG
BBM Naik, Warga Kota Tangerang Diajak Beralih ke Bus Tayo dan Si Benteng

BBM Naik, Warga Kota Tangerang Diajak Beralih ke Bus Tayo dan Si Benteng

Senin, 15 Juni 2026 | 03:33

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai pilihan perjalanan sehari-hari yang lebih ekonomis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill