Connect With Us

Warga Tangerang Demo Tolak Omnibus Law, Wali Kota : Hati-hati

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 8 Oktober 2020 | 16:24

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengharapkan kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Kota Tangerang berjalan kondusif.

"Rekan-rekan, masyarakat Kota Tangerang yang ikut aksi hari ini harap tetap berhati-hati," ujarnya saat Istighosah dan Doa Bersama yang dilakukan secara virtual bersama seluruh pegawai Pemkot Tangerang, Kamis (8/10/2020).

Arief juga berpesan kepada seluruh peserta aksi untuk senantiasa menjaga unsur kondusifitas dan keselamatan dalam kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan secara serentak hari ini.

"Penyampaian aspirasi bisa berjalan tertib, lancar dan tanpa disertai tindakan yang sifatnya anarkis," katanya. 

Arief menambahkan jika terjadi anarkis dalam aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja akan lebih merugikan banyak pihak. 

"Dan jangan mudah terprovokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab," tambah Arief.

Lebih lanjut Arief juga mengingatkan agar masyarakat Kota Tangerang tetap dapat menjaga protokol kesehatan mengingat kondisi pandemi COVID-19 masih terjadi.

"Sebisa mungkin bentengi diri sendiri untuk menjaga orang lain agar tetap sehat," pungkasnya. (RMI/RAC)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill