80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengharapkan kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Kota Tangerang berjalan kondusif.
"Rekan-rekan, masyarakat Kota Tangerang yang ikut aksi hari ini harap tetap berhati-hati," ujarnya saat Istighosah dan Doa Bersama yang dilakukan secara virtual bersama seluruh pegawai Pemkot Tangerang, Kamis (8/10/2020).
Arief juga berpesan kepada seluruh peserta aksi untuk senantiasa menjaga unsur kondusifitas dan keselamatan dalam kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan secara serentak hari ini.
"Penyampaian aspirasi bisa berjalan tertib, lancar dan tanpa disertai tindakan yang sifatnya anarkis," katanya.
Arief menambahkan jika terjadi anarkis dalam aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja akan lebih merugikan banyak pihak.
"Dan jangan mudah terprovokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab," tambah Arief.
Lebih lanjut Arief juga mengingatkan agar masyarakat Kota Tangerang tetap dapat menjaga protokol kesehatan mengingat kondisi pandemi COVID-19 masih terjadi.
"Sebisa mungkin bentengi diri sendiri untuk menjaga orang lain agar tetap sehat," pungkasnya. (RMI/RAC)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TODAY TAGHelita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews