Connect With Us

Nakes di Kota Tangerang Keluhkan Gaji Dipotong 30 Persen

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 8 Oktober 2020 | 16:35

Ilustrasi pemotongan gaji. (TangerangNews.com / istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tangerang mengeluhkan pemangkasan gaji sebesar 30 persen. Sebab keluhan mereka karena profesi mereka paling berisiko terpapar COVID-19.

"Gaji Agustus dan September dipotong 30 persen," ujar salah seorang Nakes berinisial RS, Kamis (8/10/2020). 

Pemotongan itu, kata RS, merata. Mulai dari nakes, petugas kebersihan hingga petugas keamanan pun pendapatannya dipangkas.

Anggaran insentif bagi perawat dan dokter yang menangani pasien juga tidak sesuai janji sebesar Rp15 juta. Tapi hanya sebesar Rp500 ribu per bulan.

"Kakak saya saja yang menangani pasien COVID-19 dari awal bulan April dan Mei hingga bulan ini, cuma dapat Rp1,5 juta per tiga bulan," katanya. 

Dia mengungkapkan, tenaga kesehatan tidak berharap banyak. Mereka hanya menginginkan mendapatkan gaji secara penuh. 

"Sebenarnya enggak muluk-muluk sih. Digaji penuh saja dalam kondisi seperti saat ini, sudah alhamdulilah, apalagi dapat bonus atau tunjangan karena jadi tim COVID-19," terangnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi membenarkan hal tersebut. Dia mengakui, pemotongan itu mendapatkan keluhan dari para nakes. 

"Yah pasti (mengeluh) tapi ada yang disebelah kamu (nakes) yang enggak punya sama sekali," terangnya. 

Liza mengeklaim telah membicarakan masalah pemotongan gaji itu kepada  Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Namun, anggaran Pemkot Tangerang saat ini sangat minim dan difokuskan untuk penanganan COVID-19. 

"Karena anggarannya terbatas. Menurut saya sih karena anggarannya tidak tersedia. Anggarannya dialihkan ke (penanganan) COVID-19," pungkasnya. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill