Connect With Us

Pengalaman Tak Menyenangkan RS Bhakti Asih Tangerang 

Redaksi | Senin, 23 November 2020 | 09:32

Tampak depan RSU. Bhakti Asih Kota Tangerang, Senin (23/11/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Arief Rachman, warga asal Pondok Bahar, Karang Tengah, Kota Tangerang diduga mendapat pengalaman tak menyenangkan terkait pelayanan di RS Bhakti Asih, di Jalan Raden Saleh No.10 RT 01/04, Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (23/11/2020). 

“Saya ingin memberikan pengalaman tidak menyenangkan terkait pelayanan dan kualitas Rumah Sakit Bhakti Asih.  Kabar ini semoga bisa disebarluaskan agar pihak RS Bhakti Asih menjadi faham dan melayani tidak seenaknya, terutama beberapa pegawai yang tidak professional,” ujar Rachman kepada TangerangNews.com. 

Pada Kamis 19 November 2020 lalu Rachman melakukan tes Swab/PCR di RS Bhakti Asih dengan biaya Rp900.000. Sebelumnya pihak dari RS menyatakan, bahwa hasilnya akan keluar dua sampai tiga hari. Sedangkan hasilnya akan dikirim melalui WhatsApp atau telepon. 

 

“Akan tetapi sampai Sabtu saya tidak kunjung mendapatkan hasil. Sebagai informasi bahwa hasil tersebut sangat penting karena sebagai dasar untuk kantor untuk mengambil kebijakan masuk atau tidaknya karyawan dan khawatirnya akan memberikan dampak buruk di lingkungan kantor apabila hasilnya positif,” ujar Rachman. 

Pada Minggu 22 November 2020, Rachman kembali ke RS Bhakti Asih dan menanyakan hasilnya, akan tetapi jawabannya sangat kurang memuaskan, sebab katanya,  Minggu libur jadi Senin saja sekitar jam delapan. 

“Sekarang jam delapan, Hari Senin 23 November 2020, saya sudah ada di RS Bhakti Asih, katanya hasilnya belum keluar, orang lab-nya belum datang. Sementara, direksinya sedang Tausiah. Saya kecewa terhadap pelayanan RS Bhakti Asih, setelah sekitar jam 09.00 baru keluar hasilnya. Mohon agar memperbaiki pelayanan,” katanya. 

Sementara itu, pihak RS Bhanti Asih saat dihubungi TangerangNews.com kebagian informasi tak ada yang mengangkat telepon. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill