Connect With Us

Situasi Masjid Raya Al-Azhom Tangerang di tengah pandemi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Januari 2021 | 13:44

Masjid Raya Al-Azhom Tangerang. (Istimewa / Saeful Nuriman)

 

Oleh: Saeful Nuriman

 

Siapa yang tak kenal dengan Masjid Raya Al-Azhom, icon besar Kota Tangerang yang sangat fenomenal dan penuh sejarah. Masjid yang dibangun pada tahun 1997 itu, peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Djakaria Machmud, Wali kota Madya Tangerang pada saat itu.

 

Kini masjid Al-Azhom menjadi salah satu tempat wisata religi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang mampir ke kota bermoto Akhlakul Karimah ini.

Pengunjung Masjid Raya Al-Azhom Tangerang saat dicek Kesehatannya.

Namun situasi pandemi yang tak kunjung berhenti membuat beberapa sektor dituntut menyesuakan dengan protokol kesehatan. Termasuk sektor tempat beribadah, seperti Masjid Raya Al-Azhom. Masjid ini mulai menerapkan sistem baru di tengah pandemi ini.

Seperti wajib mematuhi protokol kesehatan (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak). Bahkan bagi siapa saja yang hendak memasuki Masjid Raya Al-Azhom  wajib melalui pengetesan suhu tubuh terlebih dahulu.

 

“Semua orang yang hendak menjalankan salat di masjid ini wajib mematuhi protokol kesehatan. Semua pintu kami tutup, kecuali pintu utama yang ada di depan, jadi semuanya yang hendak masuk dan salat akan kita test suhu mereka di pintu utama ini,” ujar Kohar, petugas keamanan Masjid Al-Azhom, Minggu (24/01/2021).

 

Masjid yang diresmikan tahun 2003 ini. kini menerpakan jam buka tutup lebih cepat. Masjid mulai dibuka sekitar pukul 04.00 WIB sebelum Adzan Subuh dan ditutup setelah pelaksanaan Salat Isya, penerapan jam yang lebih cepat ini merupakan upaya mencegah kerumunan di malam hari.

Sementara seluruh kegiatan yang ada di Masjid Raya Al-Azhom  kini tiadakan, seperti Festival Al-Azhom, Tangerang bersholawat, pengajian rutin dan lain-lain. Kecuali kegiatan peribadahan  (salat lima waktu, salat Jum’at dan salat hari raya).

 

“Acara besar terakhir di Masjid Raya Al-Azhom yaitu waktu ada acara Tangerang Bersholawat bersama Habib Syekh, setelah itu sudah tidak ada lagi,” jelas Wahri, petugas keamanan lainnya.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:38

Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill