Connect With Us

Aktivis Hewan Laporkan Kasus Dugaan Penyiksaan Anjing di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 1 Februari 2021 | 18:41

Tampak Anjing diseret oleh pengendara motor di Jalan Dumpit, Jatiuwung, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Natha Satwa Nusantara  aktivis hewan, melaporkan kasus dugaan penyiksaan seekor anjing ke Polres Metro Tangerang Kota. 

 

Namun, laporan yang diajukan ditolak Kepolisian karena kekurangan salah satu dokumen.

 

"Tapi, dokumen yang kami miliki masih kurang. Saat ini kami sedang membantu si pemilik (untuk) mengumpulkan bukti kepemilikan," ujar Direktur Operasional Natha Satwa Nusantara Anisa Ratna, Senin (1/2/2021). 

Anisa mengungkapkan kronologi pencurian anjing tersebut. Awalnya, anjing itu berada di sebuah toko bangunan di wilayah Curug. 

 

Lalu, ada dua pria yang mencuri anjing itu sekitar pukul 06.55 WIB. 

Tak lama kemudian, penjaga toko menyadari bahwa anjing itu telah dicuri oleh seseorang. 

 

"Penjaga toko itu mengejar (dua pencuri itu), tapi enggak sempat terkejar karena terhalang angkot," ujarnya. 

 

Kemudian, penjaga toko tersebut melaporkan kejadian yang terjadi ke pemilik anjing yang juga berada di wilayah Curug.  Beberapa saat kemudian, salah seorang pengendara kendaraan mengambil foto anjing itu sedang diseret di Jalan Dumpit, Jatiuwung, Kota Tangerang. 

 

Pengambil foto langsung mengirimkan gambar tersebut ke Natha Satwa Nusantara, seorang aktivis binatang.

NASIONAL
Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Kamis, 2 Juli 2026 | 19:04

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Jumat, 3 Juli 2026 | 02:43

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berupaya agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan dengan transparan tanpa kecurangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill