Connect With Us

Sedang BU Jual HP COD, Pria di Karang Tengah Tangerang Ketiban Sial sampai Lebak

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 17 Februari 2021 | 19:11

Barang bukti uang palsu. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Malang dialami Irfan Sulaiman, 31, warga Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. 

 

Dia malah mendapatkan uang palsu dari hasil penjualan ponsel dengan sistem cash on delivery (COD) atau bayar di tempat. 

 

Irfan mengatakan, insiden ini terjadi pada Kamis (11/2/2021). Saat itu dirinya berniat menjual telepon genggam miliknya untuk keperluan ibadah. 

 

"Buat tahlilan niatnya, makanya saya jual melalui Facebook. Tapi saat COD enggak tahunya,  uangnya palsu," ungkapnya, Rabu (17/2/2021). 

 

Saat itu Irfan bertemu dengan pelaku di SPBU dekat rumahnya. Dia bertemu dengan dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. 

 

"Saya enggak ada rasa curiga. Dia berdua naik motor dan tidak menggunakan helm hanya masker saja. Tapi saat sampai di rumah saya mau belikan makanan buat orang yang mengaji, malah uangnya palsu," ungkapnya. 

 

Irfan menyebut sudah melaporkan insiden peredaran uang palsu ini ke Polsek Ciledug keesokan harinya. 

 

"Sudah buat laporan dan saya sempat diajak polisi untuk mencari pelaku sampai ke arah Lebak, tapi tidak ketemu," ucapnya. 

Irfan berharap pihak Kepolisian bisa menangkap pelaku. Terlebih, dirinya tidak ingin kejadian serupa terjadi kepada orang lain. 

 

"Saya berharap segera ditangkap. Saya kena tipu Rp3 juta," pungkasnya. 

 

Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardhana mengatakan, kasus tersebut hingga saat ini masih dalam penanganan Polsek Ciledug. 

 

"Masih lidik," pungkasnya.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill