Warga Diimbau Tak Konsumsi Ikan Mati Diduga Tercemar Zat Kimia Berbahaya di Sungai Cisadane
Selasa, 10 Februari 2026 | 13:48
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi ikan yang diduga mati akibat Sungai Cisadane tercemar zat kimia.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak Rp1,4 miliar uang dolar palsu di Bandara Soekarno-Hatta diungkap petugas Polres Bandara.
Tiga orang pelakunya berhasil diringkus aparat. Ketiga tersangka itu kedapatan memiliki dan mencoba mengedarkan uang dolar palsu dengan senilai 100.000 USD atau diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, kasus ini pertama kali terendus pada 28 Desember 2020. Setelah dilakukan penyelidikan, tiga tersangka berhasil diamankan pada awal Januari 2021.
"Berawal saat kami menerima laporan akan adanya transaksi peredaran uang palsu pada Desember. Lalu kami lakukan penyelidikan, dan tersangka berhasil diamankan pada tanggal 2, 5, dan 7 Januari 2021," ujar Adi di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (28/11/2021).

Ketiga tersangka ini di antaranya RA, 40, TP, 37, dan A, 55. Mereka memiliki peran berbeda.
RA merupakan pemilik uang palsu, kemudian dia memberikan barang tersebut kepada TP untuk ditukarkan dengan rupiah.
Oleh TP, uang tersebut dibagi dua dengan A untuk membantunya mengedarkan uang palsu tersebut.
"Uang palsu tersebut merupakan milik tersangka RA yang kemudian diberikan kepada TP untuk diedarkan. Tersangka TP lalu memberikan uang tersebut sebanyak 60.000 USD kepada A untuk ditukarkan dengan rupiah," ungkapnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi ikan yang diduga mati akibat Sungai Cisadane tercemar zat kimia.
TODAY TAGSebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem
Polisi telah mendapatkan identitas pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menodongkan benda diduga senjata api (senpi) karena kepergok warga saat beraksi di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews