Connect With Us

Banyak Sopir Bus di Kota Tangerang Menolak Divaksinasi COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Maret 2021 | 13:39

Salah satu Sopir Bus Kota Tangerang menolak untuk divaksinasi COVID-19 di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (4/3/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Meski telah mendapat giliran, ternyata tidak sedikit sopir angkutan umum di Kota Tangerang yang menolak untuk divaksinasi COVID-19, Kamis (4/3/2021).

Alasannya, mereka menganggap sudah merasa sehat, sehingga tidak perlu dilakukan vaksinasi COVID-19. 

Seperti yang diungkapkan Biduri. Sopir bus antar kota ini mengaku tidak butuh vaksinasi. "Ngapain ikut (vaksinasi), kalau kitanya sudah sehat kan enggak usah vaksin, enggak perlu lah," ujarnya di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang.

Ia mengaku kalau rajin berolahraga jadi kunci kebugaran badannya. Makanya selama pandemi COVID-19 ini, ia merasa tidak pernah jatuh sakit. 

"Alasan selain sehat karena setiap harinya olahraga banyak di rumah, sudah sehat ngapain vaksin lagi," aku Biduri. 

Pasalnya, bukan hanya dirinya, banyak dari teman seperjuangannya yang tidak dilakukan vaksinasi COVID-19.  "Sopir yang lain juga enggak ikut vaksin, pada sehat kok," jelasnya. 

Hal senada juga diungkapkan Asmael, dirinya mengaku tidak memerlukan vaksinasi COVID-19. Padahal busnya terparkir tepat di sebelah lokasi vaksinasi COVID-19 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tangerang.  "Sudah bang, sudah sehat enggak ikutan ah vaksin," teriak Asmael. (RAZ/RAC)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill