Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Meski telah mendapat giliran, ternyata tidak sedikit sopir angkutan umum di Kota Tangerang yang menolak untuk divaksinasi COVID-19, Kamis (4/3/2021).
Alasannya, mereka menganggap sudah merasa sehat, sehingga tidak perlu dilakukan vaksinasi COVID-19.
Seperti yang diungkapkan Biduri. Sopir bus antar kota ini mengaku tidak butuh vaksinasi. "Ngapain ikut (vaksinasi), kalau kitanya sudah sehat kan enggak usah vaksin, enggak perlu lah," ujarnya di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang.
Ia mengaku kalau rajin berolahraga jadi kunci kebugaran badannya. Makanya selama pandemi COVID-19 ini, ia merasa tidak pernah jatuh sakit.
"Alasan selain sehat karena setiap harinya olahraga banyak di rumah, sudah sehat ngapain vaksin lagi," aku Biduri.
Pasalnya, bukan hanya dirinya, banyak dari teman seperjuangannya yang tidak dilakukan vaksinasi COVID-19. "Sopir yang lain juga enggak ikut vaksin, pada sehat kok," jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan Asmael, dirinya mengaku tidak memerlukan vaksinasi COVID-19. Padahal busnya terparkir tepat di sebelah lokasi vaksinasi COVID-19 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tangerang. "Sudah bang, sudah sehat enggak ikutan ah vaksin," teriak Asmael. (RAZ/RAC)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews