Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan mulai berbondong-bondong ikuti jadwal vaksinasi di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan, Kamis (4/3/2021).
Seperti salah satunya anggota DPRD Tangsel Fraksi PSI Alexander Prabu. Sejak pagi ia begitu antusias mengikuti program vaksinasi ini.
Bukan tanpa sebab, ia mengaku telah lama menunggu jadwal dirinya akan divaksin.
"Ya senang sih, jadi saya merasa pede untuk terjun ke lapangan, siap kerja lagi, siap melayani (masyarakat) lagi," kata Alex usai menjalani vaksinasi.
Baca Juga :
Sebagai anggota dewan yag tugasya kerap bersentuhan langsung ke masyarakat Alex merasa lebih yakin untuk menyerap aspirasi dan suara rakyat Tangsel.
"Secara psikologis kan membuat orang lebih yakin bukan sembarang. Lebih pede terjun ke masyarakat. Tapi tetap ya dengan protokol kesehatan," ungkap anggota Komisi II tersebut.
Saat hendak divaksin, Alex mengaku dirinya sempat merasa takut. Ia sempat ditunda akibat tensi darah yang tinggi. Namun, rasa ketakutannya itu terkalahkan oleh manfaat yang diterimanya.
"Karena kan kita bersentuhan langsung dengan masyarakat. Termasuk wartawan. Sempat takut sih, saya enggak liat saja tadi waktu disuntik. Tapi ya sebetulnya biasa. Kan saya biasa donor darah," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews